Select Menu

Junal Manao

Junal Manao

Slider

PEMERINTAHAN

MANADO

TOMOHON

MITRA

DINAMIKA

Jurnal,Manado -  Pengurus Persatuan Catur Seluruh Indonesia (PERCASI) Kota Tomohon mengadakan Pembukaan Turnamen Catur Walikota Cup setelah sebelumnya mengadakan pelantikan para pengurus PERCASI Kota Tomohon periode 2016-2020 di Balai Pertemuan Umum Kelurahan Kinilow (29/09/2016).

“Kehormatan bagi kami panitia dimana dipercayakan melaksanakan dua kegiatan sekaligus. Yakni Pembukaan Turnamen Catur Walikota dan Pelantikan pengurus PERCASI Kota Tomohon yang merupakan kelanjutan dari hasil musyawarah cabang PERCASI Kota Tomohon pada beberapa bulan yang lalu. Dimana para Pengurus saat ini merupakan wajah baru dan muda yang diharapkan memberi motivasi baru bagi para pecatur muda untuk berprestasi ke depan," ujar Revly Supit.

Diketahui pelaksanaan Turnamen ini akan memperebutkan piala bergilir Walikota Tomohon dan uang pembinaan  langsung dari Bapak Walikota serta tropi tetap dari Ketua KONI Tomohon, Ketua PERCASI Kota Tomohon dan Sekretraris Daerah Kota Tomohon. Berlangsung selama 3 hari mulai 29 September 2016 sampai 1 Oktober 2016, dan untuk bergengsinya pertandingann ini panitia mendatangkan wasit nasional dari PERCASI provinsi Sulut untuk memimpin.

Walikota Tomohon Jimmy Feidie Eman SE Ak yang diwakili Asisten Bidang Administrasi Umum Sekretariat Daerah Kota Tomohon Ir Harold Lolowang MSc dalam sambutannya mengatakan “Dalam suasana memeriahkan Hari Olahraga Nasional yang jatuh pada tanggal 9 September 2016 yang lalu sekaligus dengan HUT provinsi Sulawesi Utara ke-52, PERCASI Kota Tomohon berinisiatif untuk melaksanakan turnamen catur Piala Walikota Tomohon.

Sebuah Kebanggan yang patut disyukuri bahwa sebagian dari komunitas masyarakat yang solid, yang sementara berpacu mengiringi derasnya tuntutan dinamika global dengan pengaruh yang menyertainya, ternyata masyarakat Kota Tomohon tetap konsisten untuk terus menjaga eksistensi dunia olahraga khususnya olahraga catur, sekaligus juga menjadi wahana pemersatu dan mempererat persaudaraan masyarakat Kota Tomohon.

Dalam permainan catur bukan hanya sekedar untuk menyalurkan hobby dan bakat saja, akan tetapi lebih dari itu dalam permainan catur terdapat sebuah filosofi kehidupan yakni dalam catur terdapat pion, yang memiliki makna jangan menganggap remeh orang lain walaupun kelihatan mudah. Harapan saya selaku pemerintah Kota Tomohon bahwa melalui pelaksanaan turnamen catur saat ini akan didapatkan atlit-atlityang berpotensi sehingga dapat dibanggakan bahkan disertakan pada kejuaran-kejuaran lokal, nasional, bahkan nantinya internasional."

Selanjutnya dalam proses pelantikan pengurus yang mengawali kegiatan ini dilakukan oleh Bapak Drs Stevanus Vreeke Runtu selaku Wakil Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Utara sekaligus Ketua PERCASI Sulawesi Utara melantik pengurus PERCASI Kota Tomohon tahun 2016-2020 dan membuka turnamen catur ini. Ketua PERCASI Kota Tomohon dipercayakan kepada Ibu Katherina Leydi Polii SPi selaku anggota DPRD Kota Tomohon dan Sekretaris  Ibu Margaretha Rorong SE MAP.

Ketua PERCASI Kota Tomohon terpilih Ibu Katherina Leydi Polii SPi dalam sambutannya berharap melalui kepengurusan yang baru ini mampu memasyarakatkan kembali olahraga catur di Kota Tomohon, serta munculnya bibit-bibit baru penerus olahraga catur melalui  siswa-siswi yang hadir saat ini. Langkah awal PERCASI Kota Tomohon melalui turnamen Catur Walikota Tomohon ini, akan ada 3 kategori dalam turnamen ini yaitu; Seri A, Seri B, dan Seri Junior.

Begitu juga dengan Ketua Koni Tomohon Ir Miky Wenur yang juga merupakan Ketua DPRD Kota Tomohon mengatakan melalui turnamen  nantinya disiapakan atlit-atlit untuk mengikuti PON remaja tahun depan, dan berharap semangat baru melalui pengurus yang baru dilantik nantinya diharpakan dapat berprestasi. Hadir juga dalam kegiatan ini yaitu anggota DPRD Kota Tomohon Bapak Erens Kereh AMKL, Camat Tomohon Utara Ibu Aneke Tuegeh SPd, peserta turnamen Walikota Cup, dan para undangan yang hadir.(michael)

Wagub dan Walikota saat mengadakan kesepakatan
Jurnal,Manado - Mengantisipasi volume sampah yang terjadi di sulawesi utara kususnya di kota manado, Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kota Manado sepakat melakukan kerjasama pembangunan dan pengelolaan Tempat Pemrosesan Akhir Sampah (TPAS) Bersama Regional Manado-Minut-Bitung dan Minahasa.
Hal ini tertuang dalam bentuk penandatanganan kesepakatan yang dilaksanakan di ruang kerja Wakil Gubernur Sulut Steven Kandouw, Rabu (28/09/2016).
Walikota Manado GS Vicky Lumentut sendiri berharap nantinya akan menjadikan Manado dan daerah lainnya semakin bersih, karena pengelolaan sampah yang kian teratur.
"Ini berupa kesepakatan bersama tentang kerjasama pelayanan antar daerah terkait pengolahan dan pemrosesan akhir sampah. Semua daerah yakni kabupaten/kota, tentunya ingin melakukan yang terbaik guna bisa menjadikan wilayahnya bersih dan nyaman,” ujar Walikota GSVL.
Dirinya kembali menegaskan, saat ini pemerintah sedang membentuk imej bahwa kebiasaan untuk mendapatkan penghargaan Adipura atas kebersihan suatu kota, itu bukanlah tujuan akhir tapi yang terpenting, kebersihan serta kesehatan warga masyarakat itu sendiri. “Selama ini kita fokus mengejar Adipura, namun hal itu bukanlah segalanya dan bukan menjadi tujuan. Tetapi bagaimana kita menjadikan kota itu bersih dan sehat terlebih dahulu. Saya kira dengan demikian, maka Adipura juga akan ikut serta,” tukas Walikota Manado dua periode ini.
GSVL juga memberikan apresiasi kepada Gubernur Olly Dondokambey SE dan Wakil Gubernur Drs Steven Kandouw (OD-SK) yang telah memfasilitasi pembangunan dan pengelolaan TPAS Bersama ini. “Kami Pemkot Manado sangat mengapresiasi dan bangga atas pertemuan dan kegiatan inisiatif yang di lakukan pihak Pemprov Sulut ini, agar kedepan warga di daerah Nyiur Melambai Sulut boleh cerdas dan hebat tentunya kedepan dalam memelihara lingkungan yang bersih dan sehat," tandas Walikota GSVL.
Saat ini OD - SK dan GSVL - MOR terus mengkampanyekan soal kebersihan guna menunjang semua sektor khususnya pariwisata.(man)

Jurnal, Manado-Sangat disayangkan, meski tengah ikat pinggang soal penggunaan anggaran, namun dinas kesehatan Sulut dengan mudahnya memangkas anggaran yang sangat penting dan sangat diperlukan masyarakat, vaksin untuk ibu dan bayi, program penanggulangan malaria, pengawasan rumah sakit, reagen laboratorium rumah sakit, dan kantong darah. Hal ini terungkap saat rapat pembahasan APBD-P tahun 2016 antara komisi 4 dan Dinas Kesehatan, Rabu (28/09/2016).

"Kita harus upayakan program-program yang bersentuhan langsung dengan masyarakat ini, untuk tidak diutak-atik. Seperti yang kita tau saat ini sudah masuk musim penghujan dan ancaman penyakit malaria mengintai warga"tukas Karinda.

Dirinya pun meyakini jika gubernur Olly Dondokambey dan wakil gubernur Steven Kandouw akan setuju dengan usulan dari komisi 4 tersebut.

"Anggaran untuk 5 program tersebut tidak melebihi 2M, saya kira pak gub dan wagub jika mengetahui ini mereka akan setuju dengan usulan kami"tandasnya

Diketahui anggaran dinas kesehatan yang sebelumnya tertata sebesar 20M lebih berkurang menjadi 15M lebih.(bin)

Jurnal, Manado-Pernah berjaya dan menjadi sekolah menengah terbesar se Indonesia Timur, SMK 1 Dumoga yang dulunya bernama Sekolah Pertanian Menengah Atas (SPMA) saat ini seolah terlupakan oleh pemerintah provinsi. Pasalnya, sekolah dengan luas lahan 32 hektare ini tidak memiliki toilet.

"Saya tau saat ini kita tengah melakukan penghematan anggaran, tapi pak Kadis coba diberikan kebijakan untuk SMK 1 Dumoga, toilet aja mereka tidak punya. Guru-guru mereka pernah mengeluh kepada kami disini, akan tercoreng muka kita jika kita tidak bisa memberikan perhatian berupa bantuan toilet untuk mereka"tukas ketua komisi 1 Jems Karinda, saat rapat pembahasan APBD-P tahun 2016 antara komisi 4 DPRD Sulut dan Dinas Pendidikan, Rabu (28/09/2016).

Hal senada juga dikatakan Rita Lamusu, legislator dapil Bolaang Mongondow Raya ini pun menambahkan bahwa SMK 1 Dumoga ini memiliki potensi untuk kembali menghasilkan lulusan-lulusan terbaik dibidang pertanian jika pemerintah provinsi bisa memberikan suporting dana dengan membangun kembali sekolah tersebut menjadi lebih layak.

"Pada tahun 1980an, hampir 80 persen Aparatur sipil Negara (ASN) yang ada di Bolaangmongondow (Bolmong)  Raya adalah tamatan  dari SPMA Teknologi Pertanian,” ungkap Lamusu.

Menanggapi hal tersebut Kepala Dinas Pendidikan Sulut Gemmy Kawatu berjanji untuk mengupayakan anggaran untuk pembanguan toilet.

"Meski tidak sebesar yang diharapakan, kami akan usuhakan semampu anggaran kami untuk pembangunan toilet sederhana disekolah tersebut"ujar Kawatu.(bin)

Wagub, Walikota dan Kapolda saat acara pembuakaan Lomba Volly Ball
Jurnal,Tomohon - Walikota Tomohon Jimmy F. Eman, SE. Ak menghadiri pembukaan lomba Bola Volly Putra – Putri se Sulut memperebutkan “Kapolda Cup” yang dibuka langsung Wakil Gubernur Drs. Steven Kandouw 



bersama-sama dengan Kapolda Sulut Irjen.Pol. Drs. Wilmar Marpaung, rabu (28/09/2016).
selaku Ketua Panitia HUT Jemaat ke-68 Bpk. Jimmy F Eman SE Ak dalam sambutannya  mengatakan, kejuaraan setiap tahun dilaksanakan, sebagai bagian dari pembinaan dan perkembangan olah raga di daerah. Juga sebagai syukuran Polda Sulut menjadi Polda tipe A, sekaligus kenaikan pangkat Kapolda dari Brigjen menjadi Irjen, ungkap Beliau.
“Iven ini juga bagian dari rangkaian Maranatha Cup yang sudah pernah dilaksanakan sejak tahun 1980 dan lombanya sudak mulai sejak kemarin,”katanya.
Kapolda Sulut Irjen.Pol. Drs. Wilmar Marpaung dalam sambutannya mengungkapkan rasa syukur dan ucapan terima kasih kepada Gubernur Sulut dan Wakil Gubernur Sulut, juga kepada Walikota Tomohon dan Wakil Walikota Tomohon dan seluruh masyarakat Sulut atas dukungannya sehingga beliau mendapatkan keparcayaan dari pusat dan promosi jabatan menjadi Irjen. Hal ini merupakan hasil kerja keras dan kerja cerdas dari pihak pemerintah dan masyarakat se Sulaweasi Utara, ungkap Kapolda.

Selanjutnya Wagub Sulut Drs. Steven kandouw dalam sambutannya juga mengucapkan selamat kepada Kapolda Sulut atas prestasi yang diraih, juga ucapan selamat kepada Walikota dan Wakil Walikota Tomohon atas seluruh program-program pembangunannya terlebih khusus di bidang pariwisata yang mampu mengangkat nama baik Sulut sebagai daerah pariwisata di tingkat nasional bahkan manca Negara,dan juga selalu mensuport program-program pemerintah Provinsi Sulut diberbagai bidang.

Wagub juga menyampaikan bahwa Pemkot Tomohon memiliki hubungan yang baik dengan pemprov Sulut, untuk itu Gubernur Sulut memberikan apresiasi yang tinggi kepada Pemkot Tomohon.

Dikatakannya, sebagai contoh sudah banyak berkas-berkas masalah ijin galian C yang menumpuk di kantor Gubernur, namun Bpk. Olly Dondokambey hanya mengatakan bahwa berkas-berkas ini tidak akan di tindaklanjuti kalau tidak ada rekomendasi dari Walikota Tomohon Bpk. Jimmy F. Eman, SE.Ak.


Selesai sambutan dilanjutkan dengan pemukulan tambor oleh Wakil Gubernur Drs. Steven Kandouw bersama-sama dengan Kapolda Sulut Irjen.Pol. Drs. Wilmar Marpaung dan Walikota Tomohon.
Sebelumnya, wagub menyerahkan kartu Indonesia Sehat (KIS) didampingi oleh Kapolda Sulut dan Walikota Tomohon kepada masyarakat Kota Tomohon.
Hadir Juga dalam kegiatan ini dari unsure Forkopimda Tomohon KajariMohammad Noor SH, MH, Kapolres Tomohon AKBP. Monang Simanjuntak, SIK, Dandim 1302 Minahasa Letkol Czi M.Andhy Kusuma, S.Sos, jajaran Pemkot Tomohon serta seluruh masyakarakat Kota Tomohon.(michael)

Walikota Manado GS Vicky Lumentut

Jurnal,Manado - Wali Kota Manado, GS Vicky Lumentut (GSVL) kembali menegaskan batas waktu pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2), tanggal 30 September 2016.


“Ingat, jatuh tempo pembayaran, 30 September. Ini juga untuk peningkatan PAD,” tegas GSVL.

Dalam surat edaran yang diinstruksikan melalui Dispenda Manado dengan nomor: 005/D.13/Dipenda/865/2016, ditujukan kepada seluruh kepala SKPD, Camat dan Lurah se Kota Manado, GSVL wajib mengingatkan seluruh ASN jajaran Pemkot Manado segera melunasi PBB-P2 sebelum tanggal jatuh tempo.

“Camat dan Lurah wajib mensosialisasi dan himbauan kepada masyarakat wajib PBB-P2 di wilayah masing-masing agar segera melunasi kewajiban PPB-P2 tahun 2016 ini,”pungkasnya.(man)


Wagub bersama kepala daerah Kabupaten/Kotasaat menandatangani kesepakatan kerjasama

Jurnal,Manado – Mengantisipasi timbunan sampah di beberapa kota/kabupaten, maka Pemerintah Provinsi, Kota/Kabupaten melakukan kerjasama dalam pengelolaan penyediaan Tempat Pengelolaan Akhir (TPA).

Adapun wilayah yang bersepakat dalam pembangunan dan pengelolaann TPAS regional yaitu kota Manado, Bitung, Kabupaten minut dan minahasa. Kerjasama tersebut ditandai dengan penandatanganan kesepakatan bersama antara Pemprov melalui Wakil Gubernur Sulut Steven Kandouw, Walikota Manado GS Vicky Lumentut, Walikota Bitung Max Lomban serta Bupati terkait di ruang kerja Wagub Rabu, (28/09/2016).


Dalam pertemuan tersebut dibahas tentang bagaimana pengelolaan dan pemrosesan akhir sampah di TPA dengan skala regional, permasalahan eksiting dari sistem penanganan sampah di kota Manado Bitung, Minahasa dan Minut dimana masih terbatasnya kinerja pelayanan karena terbatasnya sarana pengumpul dan  pengangkut sampah yang beekinerja andal.


Untuk itu dengan dilaksanakannya program ini pengelolaan sampah di daerah dapat terintegrasi dengan baik, sehingga daerah bersih dan sehat.(man)