Header Ads

Sumendap Rangkul Penambang Bermasalah

Jurnal,Ratahan - Upaya Bupati Minahasa Tenggara (Mitra) James Sendap SH, untuk mempertemukan para penambang yang bersengketa di lahan tambang "surat" Pasolo Ratatotok akhirnya terwujud.

Pertemuan yang berlangsung di rumah dinas (Rudis) Bupati, Rabu (23/3) tersebut dihadiri ketiga pengelola Ci Gin, Tety serta Dedy,meskipun belum mencapai kesepakatan dalam pertemua tersebut masing-masing kubu Ci Gin, Tety serta Edy berjalan alot, di hadapan Bupati yang disaksikan Kapolres serta Pabung TNI yang menengahi pertemuan.

Kesempatan itu digunakan masing-masing kubu untuk menyampaikan pendapat serta usul terkait pengolahan tambang tersebut. 
Semua usulan dialamatkan kepemrintah satu tujuan. Ingin mencari nafkah menghidupkan rumah tangga dan mengisi perut. 

Meski belum mencapai kesepakatan, bupati memanggil kepala rambangan (pemimpin penambang) untuk dipertemukan. 
Karena, menurut Bupati, merekalah yang bekerja bersusah payah untuk mencari emas yang disengketakan itu. 
"Yang bekerja mereka (penambang) pengelola atau bos, tinggal menikmati hasil. Jadi tak salah lagi bilah delapan kepala penambang membuat keputusan," seru Sumendap.
Sebenarnya, lanjut Sumendap, dia menyarankan kesepakatan dengan bagi hasil pengolahan. Misalnya dari hasil 100 persen. Ci Gin 50, Tety 30 serta Edy 20 persen. Hanya saja cara itu tidak mencapai kesepakatan. 
Akhirnya dengan dipanggil delapan pemimpin rambangan, disepakatilah menambang emas di lokasi tersebut dengan cara bergantian. 
"Mereka sudah menandatangani keputusan bersama itu. Ini dimaksudkan agar tidak terjadi perselisihan lagi diantara kubu," sebutnya
Dia menambahkan, sesuai kesepakatan akan menempatkan aparat gabungan Poilisi, TNI serta Satpol-PP dilokasi itu, untuk menjaga keamanan.(hak)

No comments

Powered by Blogger.