Header Ads

Tombeng : Banyak Sejarah Minahasa Yang Hilang



Jurnal, Manado-Menindaklanjuti usulan pembuatan peraturan daerah (perda) budaya oleh salah satu organisasi kebudayaan Laskar Manguni Indonesia (LMI),akhirnya Jumat (15/04/2016) sore, Komisi IV DPRD Sulut menggelar diskusi dengan pakar-pakar budaya, diantaranya,  Prof. Sinolungan, Prof. Ferdy Purukan. Dalam pertemuan tersebut, mereka membahas rencana pembentukan tim yang nantinya akan masuk dalam pembahasan ranperda tersebut.
Herry Tombeng salah satu personil komisi IV membeberkan pengetahuannya terkait budaya yang ada di Sulawesi Utara. Diataranya kekeliruan mengenai asal muasal leluhur suku Minahasa yang disebutkan berasal dari perkawinan ibu dan anak yakni Toar dan Lumimuut.
"Keturunan suku Minahasa bukan dari hasil persundalan, jadi itu salah kita bukan keturunan dari ibu dan anak Toar dan Lumimuut," tegas legislator dapil Minut-Bitung
Tombeng pun menegaskan bahwa saat ini banyak sejarah suku Minahasa yang hilang, untuk itu sangat diperlukan pembuatan ranperda budaya agar mampu menggali kembali sejarah-sejarah yang tidak diketahui oleh generasi sekarang dan yang akan datang.

Hadir dalam diskusi tersebut, sekertaris komis IV Fanny Legoh, Rita Lamusu dan Muslimah Mongilong, serta beberapa ahli sejarah Sulut.(bin)


No comments

Powered by Blogger.