Header Ads

Bupati Ancam Penjarakan Orang Tua jika Larang Anaknya ke Sekolah



Jurnal,Ratahan - Bupati Minahasa Tenggara menegaskan akan memenjarakan para orangtua yang melarang anaknya untuk bersekolah.

Menurut Bupati, tindakan orang tua yang melarang anaknya untuk tidak bersekolah merupakan hal yang tak bisa diterima karena selain mengancam masa depan anak-anak, juga bangsa dan negara.

"Setiap anak wajib mengenyam pendidikan 12 tahun. Jika ada orang tua yang melarang anaknya bersekolah maka akan dipenjarakan," tegasnya saat menghadiri HUT Jemaat GMIM Syaloom Moreah, Senin.

Menurut Bupati tidak ada alasan bagi orang tua untuk melarang anak-anaknya untuk tidak bersekolah, apalagi untuk membantu mencari nafkah.

"Apalagi sekarang tidak ada lagi tuntutan yang pemerintah mintakan kepada masyarakat, karena semua sudah digratiskan," kata Bupati.

Dirinya mencontohkan akibat pada waktu dahulu kurangnya anak-anak yang mengenyam pendidikan berpengaruh pada saat ini yakni kesulitan untuk ditempatkan pada jabatan strategis di lingkungan pemerintah.

"Akibat kurang yang bersekolah pada waktu lalu, sekarang saya akui sangat kesulitan mencari Sumber Daya Manusia (SDM) yang bisa menduduki jabatan-jabatan strategis di pemerintah. Meski sekarang sebagian besar masyarakat sudah sadar akan pentingnya bersekolah," kata Bupati.

Dirinya menuturkan sekolah itu sangat penting tidak hanya bagi para anak-anak tapi juga bagi keluarga, masyarakat maupun bangsa dan negara.

"Biar susah anak-anak kita harus sekolah, apalagi untuk warga Morea harus bangkit dan mengenyam pendidikan setinggi-tingginya," ujar Bupati.

Dirinya pun memintakan agar peran gereja bisa lebih aktif untuk memotivasi para anak-anak maupun orang tua tentang pentingnya mengenyam pendidikan.

"Bukan hanya pemerintah atau tokoh masyarakat, peran gereja juga sangat penting untuk mendorong anak-anak terus melanjutkan pendidikan," tandas Bupati. (hak))

No comments

Powered by Blogger.