Header Ads

Eman : Program "Kotaku" untuk Tangani Pemukiman Kumuh



Jurnal,Tomohon - Walikota Tomohon Jimmy F Eman SE Ak mengatakan, Program Penanganan Kawasan Kumuh Perkotaan (P2KKP) yang saat ini menjadi program KOTAKU, merupakan program pemerintah yang dilaksanakan untuk mewujudkan lingkungan pemukiman di perkotaan yang layak huni dan berkelanjutan. 


“Program kotaku bermaksud membangun kemandirian masyarakat dan pemerintah daerah dalam menanggulangi permasalahan kawasan permukiman kumuh dengan melakukan perubahan di masyarakat dan pemerintah daerah menuju tatanan keberdayaan, kemandirian,”terang Walikota saat membuka kegiatan lokakarya penyepakatan hasil baseline 100-0-100 dan sosialisasi program kotaku Kota Tomohon di aula kantor Walikota rabu (20/07/2016).  


Program ini dikandung maksud untuk meningkatkan akses terhadap infrastruktur dan pelayanan dasar di kawasan kumuh perkotaan dalam mendukung terwujudnya permukiman perkotaan yang layak huni, produktif, dan berkelanjutan, sambung Eman yang diamini wakilnya.


Sementara itu Kepala BAPPEDA Kota Tomohon Ir Enos Pontororing MSi selaku penyelenggara kegiatan mengatakan kegiatan ini merupakan sosialisasi dan diseminasi hasil baseline tingkat kelurahan kepada para stakeholder, sekaligus adanya dukungan dari berbagai pihak untuk mewujudkan harmonisasi penyelenggaraan program penanganan kawasan permukiman kumuh sampai pada proses alih kelola kepada pemerintah daerah dengan melibatkan masyarakat dalam proses perencanaan dari bawah (bottom up planning) sampai pada implementasi kegiatan. Disela kegiatan dilaksanakan penyamatan PIN “Kota Tanpa Kumuh Kota Tomohon” Walikota dan Wakil Walikota Tomohon, anggota DPRD, serta para perwakilan pejabat.


Tampak Hadir Anggota DPRD Frets H Keles, jajaran Pemkot termasuk para camat dan lurah se-Kota Tomohon, dan untuk peserta unsur LKM/BKM, Konsultan pendamping dan Tim Kotaku, dan hadir sebagai narasumber unsur BAPPEDA Kota Tomohon, Korkot dan Askot Program Kotaku Kota Tomohon, dan dari OSP 08 Provinsi Sulut.(michael)

No comments

Powered by Blogger.