Header Ads

Ratusan Mahasiswa Papua Bakar Batu Atas Terpilihnya GSVL Sebagai Walikota



Walikota dan mahasiswa saat melakukan pesta bakar batu
Jurnal,Manado - Rumah pribadi Walikota Manado DR GS Vicky Lumentut (GSVL) di Kecamatan Malalayang, Sabtu (24/9/2016) siang tadi diserbu ratusan warga dan mahasiswa asal Bumi Cendrawasih Papua. Teriakan-teriakan ala orang Papua nyaring terdengar sehingga mengundang perhatian warga sekitar.

Ternyata, ratusan warga Papua tersebut sedang menggelar pesta adat “Bakar Batu” yang merupakan tradisi masyarakat Papua turun-temurun. Pesta adat itu sengaja digelar warga Papua, sebagai ungkapan syukur atas dilantiknya kembali GSVL sebagai Walikota Manado untuk periode yang kedua bersama Wakil Walikota Mor Dominus Bastiaan SE.  Disamping itu, dirangkai pula dengan syukuran dilantiknya Prof DR Paula Runtuwene MS DEA sebagai Rektor Universitas Negeri Manado (Unima).

Tak hanya Bakar Batu, warga Papua juga menggelar ibadah dan ikut mendoakan GSVL dan Enci Paula supaya terus diberkati memimpin Manado dan Unima. Pdt Lipiyus Biniluk STh saat memimpin ibadah syukur menegaskan keberhasilan yang dicapai Walikota GSVL dan Enci Paula karena buah yang baik yang telah ditanam sehingga tentunya selalu mendapat pertolongan dari Yang Maha Kuasa Tuhan Yesus Kristus.

"Saya yakin, Pak Wali Godbless dan Ibu Rektor Paula yang terpilih dan dilantik sebagai Rektor Unima sekarang ini, merupakan buah-buah yang ditanam. Sehingga, hukum tabur tuai berlaku. Pak Wali dan Ibu Rektor menanam yang baik, buahnya pasti baik pula," tandas Pdt Lipiyus.

Walikota GSVL sendiri mengatakan selaku pemimpin Manado, dirinya tidak memperlakukan orang yang tinggal di Manado secara berbeda-beda. "Siapapun dia yang tinggal di Manado, apakah dari Papua atau daerah lainnya, yang penting memiliki KTP Manado, dia berhak menikmati semua program pemerintah Manado," jelas GSVL.

Menurutnya, warga Papua di Manado bukanlah orang yang indekos jika memiliki KTP Manado. Sehingga, dirinya selalu mensupport kegiatan adat bakar batu yang sudah ketiga kalinya dilaksanakan di rumah miliknya di Puncak Malalayang.(tim)

No comments

Powered by Blogger.