Header Ads

Peringati HSP, Walikota Ingatkan Pemuda Harus Mampu Tangguh dan Solid Serta Cerdas



Walikota saat diwawancarai usai menjadi Irup Upacara HSP

Jurnal,Manado - Sumpah pemuda adalah satu ratifikasi yang berisi yaitu berisi tekad dan semangat persatuan beberapa pemuda Indonesia. Lahirnya Sumpah Pemuda jelas mempunyai sejah sendiri. 


Sumpah Pemuda lahir bermula dari diadakannya satu kongres pemuda yang dihelat pada tanggal 27 sampai dengan 28 Oktober 1928 silam di Jakarta.

Wali Kota Manado, GS Vicky Lumentut menjadi Irup Hari Sumpah Pemuda ke 88 yang berlangsung di lapangan Sparta Tikala
Kongres itu yaitu pertemuan beberapa pemuda dari beraneka daerah yang ada di Indonesia mulai Sabang sampai Merauke yang terlebih dulu udah mempersatukan diri pada organisasi pemuda daerah. Pada kongres yg dihelat, beberapa pemuda Indonesia udah menyetujui buat bergabung tanpa memandang dari asal suku, agama ataupun organisasi. Persatua yang dibuat oleh beberapa pemuda ini dikumpulkan pada sebuah ikrar yang sangat bersejarah serta ikrar itu tidaklah lain yaitu Sumpah Pemuda.

Siswa berprestasi mendapat dahiah dari Wali Kota Manado, GS Vicky Lumentut di saat Hari Sumpah Pemuda ke 88
Sejak waktu tersebut persatuan Indonesia juga selalu digaungkan oleh beberapa pemuda nusantara untuk mencapai harapan Indonesia buat merdeka. Berangkat dari situ lah kemudian pada setiap tanggal 28 Oktober diputuskan sebagai Hari Sumpah Pemuda yang sekarang ini telah di peringati untuk yang ke - 88 kali.
Di Kota Manado sendiri, peringatan HSP dilakukan dengan upacara bendera yang menjadi irup adalah Walikota Manado GS Vicky Lumentut.
Dalam sambutannya, Walikota mendorong agar pemuda bukan saja hanya bersantai tapi bagaimana membentuk fisik yang sehat dan memiliki pendidikan berkualitas untuk bisa menjadi generasi muda tangguh kedepannya.

“ Harapan saya lewat momentum Sumpah Pemuda ini, dapat menjadikan pemuda pemudi kota manado yang tangguh dan solid. Untuk membawa kota manado semakin maju dan cerdas kedepan,” ujar Walikota GSVL ketika diwawancarai usai Upacara Peringatan Sumpah Pemuda, di Lapangan Sparta Tikala Manado, Jumat (28/10/16).

Ia mengingatakan, tahun 2020 sampai 2035, dimana bangsa indonesia akan mauk pada era demografi yaitu  era perubahan untuk itu sejak saat ini persiapkan diri menuju masa yang akan datang.
“ Sebagai generasi harapan bangsa yang masuk dalam bonus demografi, harus mampu bersaing di dunia globalisasi. Tidak ada artinya kalau tidak diisi dengan pendidikan berkualitas. Persiapkan diri isi waktu dengan belajar lebih keras, asa otak untuk menjadi generasi tangguh dan cerdas, untuk kota manado lebih maju lagi,” pungkas GSVL.(adv)

No comments

Powered by Blogger.