Header Ads

Palinggi : Roling Hak Gubernur

Jurnal, Manado-Wakil ketua komisi 1 DPRD Sulut Kristovorus Decky Palinggi angkat suara terkait rolling jabatan dilingkup Pemprov Sulut, diketahui Selasa (03/01) kemarin, Gubenur Sulut, Olly Dondokambey dan Wakil Gubernur Sulut, Steven Kandouw membongkar susunan kabinet peninggalan Gubernur sebelumnya Sinyo Harry Sarundajang (SHS) dan mengganti pejabat yang baru sesuai dengan keinginan OD-SK guna menunjang pemerintahan Sulut yang hebat. Adapun harapan legislator Sulut agar pengangkatan ASN dalam suatu jabatan dilaksanakan berdasarkan prinsip profesionalisme sesuai dengan kompetensi, prestasi kerja, dan jenjang pangkat yang ditetapkan untuk jabatan itu. "Serta syarat objektif lainnya tanpa membedakan jenis kelamin, suku, agama, ras atau golongan," ujar Palinggi saat dimintai tanggapannya, Selasa (03/01) kemarin.
Masih lanjut kata Palinggi, rolling adalah hak prerogatif pak gubernur dan wakil gubernur,  sebaiknya Kabinet Hebat OD-SK dalam rolling kali ini benar-benar untuk tujuan membina karier Aparatur Sipil Negara (ASN),  dalam jabatan struktural dan kepangkatan, sesuai dengan persyaratan yang ditetapkan dalam peraturan perundangan yang berlaku.
Diharapkan juga rolling saat ini mampu menjabarkan program kerja OD-SK untuk Sulut Hebat, dengan memberikan pelayanan yang benar kepada masyarakat, tanpa ada Pungutan Liar (Pungli) atau trik lain yang dapat mempersulit masyarakat. "Kabinet OD-SK kali ini diharapkan bukan orang-orang yang sudah pernah terlibat masalah korupsi dan suka cari muka, dan paling sering terdengar namanya di masyarakat karena kinerja dan tingkah laku pejabat tersebut yang sering melanggar aturan," ungkap Ketua KNPI Sulut ini.
Jangan sampai sambung Palinggi, masyarakat menilai bahwa kabinet OD-SK ini belum sempurna, masih ada pejabat yang nakal yang telah di berikan sangsi oleh pejabat lama tapi masih di gunakan dalam kabinet OD-SK.
Palinggi juga berharap kiranya, Kabinet OD-SK ini sebaiknya darah muda yg mempunyai potensi untuk mengimbangi pelaksanaan tugas OD-SK, yang benar-benar akan dengan loyal, profesional, dan punya etika serta melayani masyarakat dengan baik. Tidak arogan seperti beberapa pejabat yang ada di provinsi. "Dan sekali lagi belum pernah bermasalah hukum. Karena ada beberapa pejabat yang saya lihat sudah nonjob karena masalah hukum dan suka mencari muka ke gubernur dan wagub kemudian akhirnya mendapat jabatan," pungkasnya. Sembari berharap Pak Gubernur dan Wagub bisa menilai para pejabat ini, karena meraka akan membawa warna buat kabinet OD-SK.(bin)

No comments

Powered by Blogger.