Header Ads

Tumbelaka Ingatkan Jangan Terlalu "Mendewakan" Opini WTP dari BPK

Jurnal,Manado - Pengamat Politik dan Pemerintahan Taufik Tumbelaka mengingatkan kepada seluruh pejabat disulut agar tidak terlalu "mendewakan" opini WTP dan WTP DPP (DPP= Dengan Paragraf Penjelasan) dari BPK-RI. 

Menurutnya, opini memang cukup penting tapi bukan segala-galanya karena lebih ke masalah administrasi Pengelolaan Keuangan dan Aset. Itu bersifat formalitas seremonial yang dari logika Ilmu Pemerintahan tidak menjamin tidak ada penyimpangan, tidak ada penyalahgunaan wewenang atau tidak ada korupsi. 
"Jika ada daerah yang belum menerima WTP atau WTP DPP itu berarti Pemerintah Propinsi (Pemprop) yang lemah dalam hal pembinaan, Pemerintahan di Kabupaten / Kota terkoordinasi dan terkoneksi dengan Pemerintah Propinsi,"terang Tumbelaka. Sembari mengatakan, saat ini paradigmanya sudah bukan Penghargaan - penghargaan yang bersifat seremonial dari Pemerintah tapi lebih ke paradigma Tingkat Kepuasan Publik Terhadap Pemerintahan.

Sebelumnya telah diberitakan bahwa Anggota BPK telah tertangkap tangan (OTT),  oleh KPK terkait dugaan jual beli status opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). (man)

No comments

Powered by Blogger.