Header Ads

Peringati Hari Pancasila. GSVL : Manado Jadikan Cerdas dan Hebat Sehingga Tidak Dirongrong Paham Radikalisme, Intoleransi dan Kemiskinan

Walikota Manado GS Vicky Lumentut
Jurnal, Manado - 1 Juni merupakan hari lahirnya PANCASILA yang merupakan dasar bangsa indonesia.

Walikota Manado GS. Vicky Lumentut memberikan ucapan selamat memperingati hari PANCASILA. Ia mengajak seluruh warga agar mengimplementasikan pancasila dalam kehidupan.


"Saya ajak seluruh Pejabat pemkot, para generasi Muda pemilik masa depan Manado-Sulut-lndonesia dan seluruh RakyatKu Manado, sebagai insan Pancasilais, mari torang implementasikan nilai2 PANCASILA dalam kata dan pembuatan. Torang Jadi Patriot kemerdekaan , 


tingkatkan SDM , bangun dan pelihara kerukunan dlm keberagaman dirumah besar kita Manado, agar perlahan Tapi pasti Manado Jadi cerdas dan hebat sehingga kita tidak 

dirongrong oleh paham radikalisme, intoleransi dan kemiskinan,"himbau GSVL.  Lewat pesan WhatsUp nya, yang sedang berada di Negara Prancis. Sembari menyampaikan salam lndonesia dari perwakilan diaspora di Prancis yang sudah puluhan tahun di Prancis Tapi mereka tetap cinta lndonesia .

"Tidak mau lepaskan WNl. Dorang (mereka) bilang lebih enak, nyaman tinggal di lndonesia,"pungkas Walikota dua periode ini. 

Plt. Sekda Kota Manado Rum Usulu Saat Memimpin Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila
Sementara itu, Plt. Sekretaris Daerah Kota Manado Rum Usulu yang mewakili Walikota pada Peringatan Hari Lahir Pancasila Membacakan pidato Presiden RI Djoko Widodo.
Dalam pidatonya, Presiden RI mengingatkan,
Foto Bersama Usai Upacara

Pancasila yang merupakan dasar Negara masih ampuh untuk dijadikan perekat bangsa Indonesia. Sehingga, hari lahir Pancasila yang ditetapkan pemerintah pada tanggal 1 Juni, akan memberikan semangat bagi seluruh bangsa Indonesia yang berbeda suku, agama, ras dan antar-golongan.

“Puji dan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, pada pagi hari ini kita dapat berkumpul menyelenggarakan upacara peringatan hari lahir Pancasila untuk pertama kalinya. Upacara ini meneguhkan komitmen kita agar lebih mendalami, menghayati dan mengamalkan nilai-nilai luhur Pancasila sebagai dasar bermasyarakat, berbangsa dan bernegara,” ujar Presiden dalam sambutan tertulis yang dibacakan Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Manado Drs Rum Dj Usulu.

Menurut Presiden, Pancasila merupakan hasil dari satu kesatuan proses yang dimulai dengan rumusan Pancasila tanggal 1 Juni 1945 yang dipidatokan lr Soekarno, Piagam Jakarta tanggal 22 Juni 1945, dan rumusan final Pancasila tanggal 18 Agustus 1945.

Suasana Saat Pelaksanaan Upacara
“Adalah jiwa besar para founding fathers, para ulama dan pejuang kemerdekaan dari seluruh pelosok Nusantara sehingga kita bisa membangun kesepakatan bangsa yang mempersatukan kita. Harus diingat bahwa kodrat bangsa lndonesia adalah keberagaman. Takdir Tuhan untuk kita adalah keberagaman. Dari Sabang sampai Merauke adalah keberagaman. Dari Miangas sampai Rote adalah juga keberagaman. Berbagai etnis, bahasa, adat istiadat, agama, kepercayaan dan golongan bersatu padu membentuk lndonesia. ltulah kebhinneka tunggal ika-an kita,” tukasnya.

Lanjut dikatakan, kehidupan berbangsa dan bernegara sedang mengalami tantangan termasuk kebhinekaan sedang diuji. “Saat ini ada pandangan dan tindakan yang mengancam kebinekaan dan keikaan kita. Saat ini ada sikap tidak toleran yang mengusung ideologi selain Pancasila. Masalah ini semakin mencemaskan tatkala diperparah oleh penyalahgunaan media sosial yang banyak menggaungkan hoax alias kabar bohong,” tandas Presiden Joko Widodo, seperti dikutip Sekda Usulu.(adv)

No comments

Powered by Blogger.