Header Ads

Manado Fiesta 2018

Dishub Dampingi Wawali Pantau Lalin

Wawali Saat Turun Langsung Pantau Arus Lalin Didampingi Kadishub dan Lantas Manado
Jurnal,Manado-Wakil Walikota Manado Mor Dominus Bastiaan SE (Wawali Mor), terpaksa harus turun ke jalan didampingi Kadishud Kota Manado M Sofyan, menyusul penertiban arus lalulintas di sepanjang kawasan bisnis Boulevard, di jalan Piere Tendean Manado, Selasa (17/10/2017) pagi hingga siang.
Kemacetan yang semakin parah di Kota Manado tidak lepas dari perilaku warga Kota Manado, terlebih khusus oleh sebagian pemilik kendaraan sebagai pengguna jalan. Maraknya kendaraan bermotor parkir sembarangan meski ada tanda dilarang parkir, memberikan kontribusi besar dalam memperparah kemacetan di Kota Manado.
Wawali Saat Menegur Pengemudi Yang Parkir Sembarangan
Sosialisasi dan Penertiban yang dilaksanakan Dinas Perhubungan Kota Manado bersama Forum Lalu Lintas Angkutan Jalan (Forum LLAJ) dan Sat Lantas Polres Manado adalah untuk menegakkan aturan berlalu lintas bagi pemilik kendaraan dan soal larangan parkir kendaraan disembarang tempat. Dalam kesempatan tersebut, beberapa kali Wawali Mor secara simpatik menegur langsung pemilik kendaraan yang kedapatan sedang parkir ditempat terlarang.“Anda tahu tidak kalau anda memarkir kendaraan ditempat yang dilarang? Anda sadar tidak jika tindakan memarkir kendaraan secara sembarangan menjadi salah satu penyebab kemacetan di Kota Manado? Tolong bantu Pemkot Manado dan Kepolisian dalam mengatasi kemacetan di kota ini,” ujar Wawali Mor kepada sopir yang kedapatan memarkir kendaraan ditempat yang dilarang.
Kendaraan Roda Dua Jadi Perhatian Wawali
Wawali Mor kemudian berharap para pemilik kendaraan mematuhi aturan. Jangan memarkir kendaraan ditempat yang sudah ada tanda larangannya. Tak heran Wawali Mor berharap agar warga Kota Manado membantu Pemerintah Kota dan Kepolisian dalam mengatasi masalah kemacetan, dengan mematuhi aturan yang ada.”Pemkot Manado melalui Dinas Perhubungan dan Sat Lantas Polres Manado berupaya untuk mengatasi kemacetan kota ini, akan tetapi kami juga butuh dukungan dari masyarakat untuk ikut membantu kami dengan cara patuh pada aturan,”ingat Wawali Mor. Lanjutnya, jumlah kendaraan di Kota Manado sudah tak seimbang lagi dengan infrastruktur jalan yang ada. Ditambah lagi dengan perilaku pemilik kendaraan yang sembarangan memarkir kendaraan meski ada tanda larangan, adalah faktor penyebab kemacetan disamping faktor yang lain seperti, penggunaan trotoar dan badan jalan sebagai tempat berjualan dan penutupan jalan penghubung sebagai jalan pintas.(lipsus)

No comments

Powered by Blogger.