Header Ads

Omron dan Yayasan Jantung Indonesia Ingatkan Pentingnya Menjaga Kesehatan Jantung

Jurnal,Manado – Omron Healthcare, perusahaan terkemuka yang memproduksi peralatan monitor kesehatan jantung dan alat-alat kesehatan lainnya, bersama-sama dengan Yayasan Jantung Indonesia mengajak masyarakat Indonesia untuk menjaga kesehatan jantung sebagai bagian dari perayaan Hari Jantung Sedunia (World Heart Day) 2017 yang bertema “Share the Power – Detak Jantung Sehat untuk Negeri”. Hari Jantung Sedunia merupakan gerakan global yang dimulai tahun 2000 untuk mengedukasi masyarakat di seluruh dunia mengenai penyakit kardiovaskuler.



Yoshiaki Nishiyabu, Marketing Manager, PT Omron Healthcare Indonesia, berkata, “Cita-cita global Omron adalah menghapus penyakit kardiovaskuler dari muka Bumi. Kami telah menjadikan penanggulangan penyakit kardiovaskuler sebagai prinsip dalam aktivitas perusahaan. Oleh karena itu, kami senang menjadi official partner Yayasan Jantung Indonesia untuk mengkomunikasikan pencegahan penyakit kardiovaskuler kepada masyarakat Indonesia. Kemitraan kami dengan Yayasan Jantung Indonesia merupakan komitmen jangka panjang untuk meningkatkan kesehatan masyarakat Indonesia. Kami bangga Yayasan Jantung Indonesia menggunakan produk-produk Omron dalam acara Hari Jantung Sedunia. Alat pengukur tekanan darah digital Omron mudah digunakan, nyaman, bebas merkuri dan menyediakan data pengukuran yang akurat.”



Dimulai dengan selebrasi di Jakarta pada 14 September 2017, Omron Healthcare dan Yayasan Jantung Indonesia akan menyelenggarakan program edukasi serupa kepada masyarakat sekaligus kegiatan pemeriksaan kesehatan di lapangan kantor Gubernur Sulawesi Utara, Jl. 17 Agustus No. 69, Teling Atas, Wanea, Manado, Sulawesi Utara, pada tanggal 13 Oktober 2017. Acara tersebut akan dihadiri oleh ratusan warga Manado.



Menurut riset World Heart Federation, penyakit kardiovaskuler (cardiovascular heart disease/CHD) adalah penyebab kematian nomor satu di dunia, yang menyebabkan 17,3 juta orang meninggal setiap tahunnya. Dari angka ini, sekitar 3,6 juta kematian terjadi di Asia Tenggara[1]. Sedangkan di Indonesia, penyakit jantung menyumbang 37% angka kematian yang disebabkan oleh penyakit tidak menular[2].



“Penyakit kardiovaskuler menjadi penyebab utama kematian di seluruh dunia, termasuk di Indonesia. Namun, masyarakat dapat mencegah serta mengurangi risiko penyakit tersebut. Melalui program ini dan momentum Hari Jantung Sedunia 2017, kami berharap lebih banyak lagi masyarakat Indonesia menyadari bahaya penyakit kardiovaskuler. Yang lebih penting adalah apa yang dapat kita lakukan untuk mencegah penyakit tersebut dengan menjaga agar jantung tetap sehat,” kata Syahlina Zuhal, Ketua Yayasan Jantung Indonesia.



Banyak riset yang telah dilakukan bertahun-tahun menyimpulkan bahwa setidaknya 80% kematian dini yang diakibatkan oleh penyakit kardiovaskuler dapat dicegah hanya jika masyarakat dapat mengontrol empat faktor risiko utama. Faktor-faktor resiko utama tersebut meliputi kebiasaan merokok, mengkonsumsi makanan tidak sehat (junk food), kurang berolah raga, dan minum minuman keras.



Sangatlah penting bagi masyarakat berbagai usia untuk memeriksa tekanan darah dan level gula darah secara teratur karena mereka dapat mendeteksi apakah tekanan darah mereka berada di level normal. Pemeriksaan tekanan darah secara teratur juga memberikan data tekanan darah yang komprehensif dan dapat memberikan peringatan dini akan gejala penyakit kardiovaskuler sehingga hal ini dapat dicegah.



Pada perayaan Hari Jantung Sedunia tahun ini, Yayasan Jantung Indonesia dan Omron Healthcare menyediakan pemeriksaan kesehatan gratis yang meliputi pemeriksaan tekanan darah dan pengukuran berat badan. Pemeriksaan ini menggunakan alat-alat kesehatan digital Omron yang akurat, mudah digunakan serta dilengkapi dengan teknologi sensor canggih seperti HEM-7121 untuk mengukur tekanan darah dan HBF-214 untuk mengukur komposisi tubuh[3]. Selain itu, rangkaian acara juga meliputi konsultasi dokter, senam jantung sehat, talk show tentang hidup sehat, dan permainan menarik.(rilis) 

No comments

Powered by Blogger.