Header Ads

Tingkatkan Pelayanan. BPJS Sediakan Aplikasi


Jurnal,Manado - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan (BPJS Kes) Kedeputian Wilayah, Sulut, Tengah, Gorontalo dan Maluku Utara, bersama Wartawan Jurnalis Independen Pemprov Sulut (JIPS) menggelar Media Ghatring sekaligus Berbuka Puasa Bersama di salah satu hotel di Manado, Kamis (31/05/2018) sore.

Diawali dengan penyampaian dari para pimpinan wilayah BPJS Kesehatan Wilayah Sulutenggo dan Maluku Utara terkait dengan BPJS Kesehatan itu sendiri, salah satu pemateri yaitu Kepala Bidang Kepesertaan dan Pelayanan Peserta Adi Meyer menjelaskan, dengan mamanfaatkan teknologi seperti aplikasi Mobile JKN, masyarakat dan peserta Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) bisa memperoleh berbagai kemudahan untuk mendapatkan jaminan kesehatan dari BPJS Kesehatan.

"Masyarakat tak perlu repot ke kantor BPJS Kesehatan untuk melakukan pendaftaran JKN-KIS Cukup dengan aplikasi Mobile JKN masyarakat dan peserta bisa memperoleh 5 (Lima) kemudahan yaitu Kemudahan untuk mendaftar dan mengubah data kepesertaan, Kemudahan mengetahui informasi data peserta keluarga, Kemudahan untuk mengetahui informasi tagihan iuran peserta, Kemudahan mendapatkan informasi Fasilitas Kesehatan, Kemudahan menyampaikan keluhan, pertanyaan & jawaban seputar JKN KIS," terang Adi.
Terkait dengan pembayaran kata Ady, peserta bisa lakukan pembayaran jauh sebelum tanggal 10 (tanggal 10 batas pembayaran) ataupun lewat tanggal 10 (mencoba terus jika lewat denda 45 hari untuk rawat Inap di Rumah Sakit).
"Pertama-tama kenapa harus mengingat-ngingat tanggal pembayaran tanggal 10, karena kalau menunggak selama 1 bulan kena denda 45 hari. Juga peraturan denda 45 hari bukan aturan kebijakan dari BPJS namun dari Perpres (Peraturan Presiden) Nomor 19/2016," terang Adi.
Sementara itu terkait persoalan gangguan sistem pembayaran di loket-lolet pembayaran yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan (seperti pusat perbelanjaan dan Bank-Bank) yang sering terjadi, diakui dan dibenarkannya bahwa hal itu disebut dengan sebutan Gamas (Gangguan Masal) Itu memang ada dan juga sering terjadi Gamas dan itu berlaku keseluruhan, baik secara lokal dan se-nasional. Gangguan (sistem) bersama itu juga bukan dari BPJS karena BPJS Kesehatan hanya bergandeng pada provider (penyedia jaringan/signal internet) yang menyediakan signal internet. Otomatis jika terjadi gangguan signal internet, pasti sistem juga gangguan," jelasnya.

Pada kesempatan itu juga, kegitan diskusi dibarengi dengan pembagian door prize serta buka puasa bersama puluhan jurnalis. Selain itu, pemaparan kesehatan oleh dr Rudi Hartoyo dan diikuti oleh ibu Dahniar Hasyim Dahlan.(man)

No comments

Powered by Blogger.