Header Ads

UPTD Minsel Optimis Lampaui Target Tahunan

Jurnal,Minsel - Realisasi penerimaan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Unit Pelaksana Teknis Badan (UPTB) Minahasa Selatan (Minsel), Badan Pengelola Pajak dan Retribusi (BP2RB)  Sulut, mencapai angka Rp. 25.605.072.947 atau sebesar 102,28 persen dari target yang ditetapkan tahun 2017 sebesar Rp. 25.033.121.700.
Pendapatan tersebut diterima dari PKB, Denda PKB, BBN I, BBN II, PAP, Alat Berat.
Kepala UPTB Minsel, Weliam Nicklas Silangen mengatakan, berbagai upaya dan program yang diterapkan untuk mencapai target yang di tetapkan kepada UPTB Minsel.

"Untuk mencapai target tersebut, berbagai cara dilakukan. Salah satunya adalah dengan melakukan sosialisasi dan menyurat kepada wajib pajak dua kali dalam sebulan untuk mengingatkan kepada WP agar bayar pajak tepat waktu,”terang Nicklas, saat diwawancarai, diruang kerjanya, Rabu (02/05/2018). Sembari menambahkan, Mobnas di minsel juga disurati untuk diberikan peringatan.

Saat ini kata Nicklas, telah masuk bulan ke dua untuk triwulan ke dua, artinya triwulan pertama sudah terlewati, namun dengan target tahun 2018 yang ditetapkan sebesar Rp. 26.874.437.477, pihaknya yakin akan tercapai.

"Kami telah mencapai Rp. 10.242.078.932 atau 38,11 %. Masih ada 8 bulan kedepan lagi kita mengejar target yang ditetapkan. Dan saya yakin dengan program yang telah kami terapkan maka target akan tercapai," kata Nicklas optimis.

UPTD Minsel kata Nicklas, telah menggunakan pembayaran sistim online. Jadi sangat mempermudah proses pembayaran. Apalagi tim UPTD telah membentuk penagihan untuk menjemput para wajib pajak sehingga mempermudah para wajib pajak membayar pajak," jelas Nicklas. Sembari mencontohkan ada beberapa tempat di minsel, para wajib pajak yang terkendala jarak atau karena terkendala jam pulang kerja sehingga, tim UPTD melakukan penagihan langsung ke rumah wajib pajak, kan tim penagihan itu sekompleks dengan wajib pajak sehingga keduanya dimudahkan.

Selain itu, untuk mempermudah pelayanan maka dalam waktu dekat UPTD Minsel akan menyediakan mobil keliling khusus pembayar pajak, kata Nicklas.

Ia juga mengakui kesadaran masyarakat untuk melaksanakan kewajibannya membayar pajak sudah tinggi. Apalagi dengan kemudahan yang ditawarkan oleh pemerintah yaitu mempermudah pembayaran melalui SMS Banking.
"Elektronik Samsat (e-Samsat) ini lebih mudah dan gampang karena pembayaran bisa lewat SMS Banking, ATM, dan kantor pos,"pungkasnya.(man)

No comments

Powered by Blogger.