Header Ads

Assa Pimpin Rakor Persiapan Manado Fiesta 2018

Jurnal , Manado - Pelaksanaan Persiapan Manado Fiesta 2018 dan kegiatan rekor Guinness Book Records The Largest Poco - Poco Dance 2018 , Rabu (1/8) bertempat di Ruang Serbaguna Pemkot Manado ,Plt. Sekda Kota Manado Bart Assa memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) yang di dampingi oleh Asisten II Hj.Rum Usulu ,Sekretaris Dinas pariwisata Ferry Woy serta kabid Dispora pontowuisang Kakauhe . 

Rakor ini yang merupakan rakor lanjutan dari rakor sebelumnya, Senin (23/7) lalu.
Rakor yang dihadiri oleh sejumlah Kepala Perangkat Daerah (PD) dan para camat serta lurah membahas mengenai kesiapan peserta parade kendaraan hias dan kelompok karnaval budaya “Manado Rumah besar Kita.”

Assa mengatakan, pada kegiatan Manado Fiesta di tahun lalu, pembuatan mobil hias bisa memakan waktu kurang lebih tiga minggu, dan sekarang sudah ada yang mulai bahkan ada yang penyederhanaan dimensi agar layak untuk ditampilkan",Ucapnya.

Menurut Assa, rakor ini dilaksanakan untuk mengevaluasi sejauh mana kesiapan setiap PD menghadapi Manado Fiesta 2018 .
“ Saya juga akan mengecek satu persatu kesiapan dari setiap kepala PD  yang diberi tanggung jawab menghias kendaraan yang akan nantinya digunakan pada Opening Ceremony Manado Fiesta dan juga kepala PD yang bertanggungjawab dalam penyediaan kostum kelompok karnaval Budaya Manado Rumah Besar Kita,” jelas Assa.

Berdasarkan pengecekan satu persatu progress penyelesaian kendaraan hias oleh Sekkot Assa, ditemui hampir seluruh kendaraan hias telah memulai pembuatannya.

“Saya harapkan kesemua kendaraan hias bisa selesai tepat waktu, yakni 2 minggu sebelum opening ceremony-nya. Dan nanti akan dinilai, apakah pantas untuk diikutkan dalam carnaval,” tegasnya.

Usai membahas soal progress kesiapan kendaraan hias, rakor dilanjutkan dengan pembahasan kesiapan kostum bagi peserta kelompok karnaval budaya Manado Rumah Besar Kita.

Sekadar informasi, sekira 26 kendaraan hias telah disiapkan Pemerintah Kota (Pemkot) Manado melalui beberapa PD yang telah ditunjuk sebagai penanggungjawab. Kendaraan-kendaraan hias ini akan diberi nuansa bahari dimana setiap kendaraan ‘didandani’ sedemikian rupa menyerupai biota laut yang ada di perairan Manado.

Pihaknya juga mengatakan, ada sapce satu minggu untuk mengevaluasi. “Maksudnya ada sapce waktu minggu untuk kita evaluasi apakah ini layak tampil atau tidak, misalnya belum layak tampil bukan berarti tidak bisa ditampilkan tapi bisa dilakukan perbaikan,” ujarnya.

Sementara itu Assa mengatakan, untuk pengisian acara seni budaya akan diatur oleh Event Organizer . ” Jadi tahun ini Event Organizer kita lelangkan, supaya meminimalisir persoalan yang bisa saja muncul dan semuanya menjadi tanggung jawab mereka, kita hanya mensupport dan mengkoordinasi,” pungkasnya.

Demikian pula dengan kelompok karnaval budaya “Manado Rumah besar Kita. Dimana akan melibatkan ribuan peserta yang berkostum sesuai kelompokannya. (Ipeh)

No comments

Powered by Blogger.