Header Ads

Ratusan Guru Curhat. Walikota Janji Berikan Perhatian Khusus

Jurnal,Manado - Selasa (26/11/2018), Ruang Serbaguna Pemkot Manado dipenuhi oleh ratusan guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) se-Kota Manado, yang terdiri atas guru Taman Kanak-Kanak (TK), Kelompok Bermain (KB), maupun Taman Penitipan Anak (TPA), baik guru sekolah negeri maupun sekolah swasta.
Dalam pertemuan yang berlangsung sejak pagi hingga sore dengan Walikota Manado Dr Ir GS Vicky Lumentut SH MSi DEA didampingi Wakil Walikota Mor  Dominus Bastiaan SE dan Sekda Micler CS Lakat SH MH, para pejuang tanpa tanda jasa itu berkesempatan 'curhat' kepada Walikota.

.Sebagian besar keluhan yang disampaikan para guru terkait sertifikasi dan peningkatan kesejahteraan. Apalagi, tugas para guru PAUD sangat berat dalam mempersiapkan generasi emas Kota Manado.

Usai mendengar semuanya Walikota berjanji akan mencarikan solusi terbaik melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Manado. Bahkan, dirinya meminta mereka untuk memasukan data diri mulai dari nama, alamat, lamanya bekerja, status dan sebagainya.

“Pemerintah Kota Manado akan melakukan kajian terhadap kemampuan keuangan kita, karena kami akan memberikan perhatian khusus bagi guru-guru PAUD. Oleh karena itu, silahkan masukan data by name by address, menjadi guru sudah berapa lama,” ujar GSVL yang langsung disambut tepukan tangan para guru.

Berdasarkan laporan Plt Kepala Disdikbud Kota Manado Drs Daglan Walangitan, tenaga guru PAUD yang tersebar di 294 sekolah berjumlah 742 guru, terdiri dari 200 guru PNS dan 542 guru non PNS.

Dari 294 sekolah PAUD tersebut terdiri dari 222 TK, 60 Kelompok Bermain, 5 Taman Penitipan Anak serta satuan PAUD sejenis 7 lembaga.(ipeh)

No comments

Powered by Blogger.