Header Ads

Tamaka : Maret 2019 , Rekening Kas Umum Daerah pindah ke Bank Negara Indonesia (BNI)

Jurnal Manado - Pemerintah Kota Manado bakal mengikuti jejak Kabupaten Bolaang Mongondow untuk hengkang bahkan menarik secara besar-besaran Rekening Kas Umum Daerah (RKUD) dari Bank SulutGo ke Bank Negara Indonesia (BNI)

Informasi yang diperoleh kepindahan secara besar besaran Rekening Kas Umum Daerah (RKUD) itu akan dilaksanakan pada bulan Maret 2019 nanti.

Menurut Walikota Manado GS Vicky Lumentut melalui Kepala Badan Pengelolah Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Jhonly Evans Tamaka SE,MSI kepindahan Rekening Kas Umum Daerah serta saham Pemerintah Kota dari Bank SulutGo ke Bank BNI tidak lain adalah ingin bekerja sama dalam hal pengelolaan keuangan dengan bank yang tentunya dapat memberikan kontribusi yang maksimal dalam mengelola pendapatan daerah serta dukungan yang maksimal juga dalam menunjang kegiatan-kegiatan Pemerintah Kota Manado.

“Kepindahan ini juga  untuk meningkatkn kesejahteraan para pegawai Pemerintah Kota Manado,” pungkas mantan Kabag Umum ini.

Sementara itu informasi yang beredar dan berhembus, kepindahan Rekening Kas Umum Daerah (RKUD) disebabkan oleh beberapa hal urgent seperti, tingginya suku bunga di Bank SulutGo padahal ada ribuan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang mena bung di Bank milik Pemerintah Daerah itu serta adanya muatan politis jelang Pilpres dan Pilcaleg pada tanggal 17 April  2019.

Pengamat Pembangunan dan politik serta staf khusus Gubernur Sulawesi Utara Lucky Rumopa berujar, kepindahan Rekening Kas Umum Daerah (RKUD) yang telah dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow menyebabkan kita kehilangan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp 42 Miliar.

“Ini merupakan langkah yang salah dan harus kita benahi bersama untuk memaju kan Sulawesi Utara lebih baik kedepan,” pintahnya.

Sekedar diketahui sedikitnya ada ratusan Miliar dana Rekening di Kas Umum Daerah di Bank SulutGo akan berpindah tangan ke BNI.(Ipeh)

Powered by Blogger.