Header Ads

Brani Bakal Wujudkan Impian Remaja Jaman Milenial Yaitu Sirkuit Otomotif

Jurnal,Manado - calon anggota legislatif daerah pemilihan (Dapil) Sulawesi Utara (Sulut), Benny Rhamdani Nomor urut 1, dari Partai Hanura untuk membangun fasilitas sirkuit balapan bagi pecinta automotif sport bukan isapan jempol belaka.

Buktinya, menjadi sponsor utama dalam event ‘Brani Ceper dan Brani Action’ Minggu 24 Februari, Brani Centre bersama Avanza-Xenia One Command Club (AXOCC) menghentak pecinta automotif kota Tomohon Sulawesi Utara (Sulut). 

Menggandeng IMI Sulut sebagai pelaksana teknis acara, Event Carlimbo, Engine Rev dan Slalom Test yang dihelat di kompleks kantor Walikota Tomohon, menjadi obat penghilang dahaga pecinta olah raga automotif sport di Bumi Nyiur Melambai.

“Jika Tuhan berkehendak dan rakyat menginginkan saya berada di DPR RI 2019, salah satu yang akan menjadi perjuangan saya tentunya mewujudkan apa yang menjadi impian anak-anak muda di Sulawesi Utara, membangun fasilitas sirkuit otomotif di Sulut,” ujar Brani, sapaan akrabnya saat diwawancarai awak media usai membuka acara.

Mengusung tema ‘Indonesia Ditangan Pemberani’ event Brani Ceper Brani Action ini menjadi event pertama automotif di tahun 2019 yang sukses menyedot animo ribuan warga kota Tomohon pecinta automotif sport. Para penonton dari kaum milenial, orang tua bahkan anak-anak tak luput menyaksikan hajatan akbar ini.

“Kita ketahui bahwa jumlah kaum milenial di Indonesia ini mencapai 60 persen atau 80 juta pemilih, rata-rata mereka tidak peduli politik, tapi mereka adalah kelompok yang memiliki bakat dan potensi yang sebenarnya, jika pemerintah hadir dengan menyediakan fasilitas sirkuit maka potensi ini akan tersalurkan dengan baik,” papar Direktur Eksekutif Brani Center Benny Rhamdani.

Lanjut, Brani dengan tag line pemimpin adalah budak dan babu rakyat untuk mewujudkan sirkuit balap itu nanti dibutuhkan lahan sekira 10 hektar dan nantinya fasilitas ini bisa digunakan anak-anak muda di Sulut berekspresi.

“Untuk merealisasikan fasilitas sirkuit ini tidak terlalu sulit sebab yang dibutuhkan hanya komitmen pemerintah, niat baik dan keberpihakan. Kita sangat yakin, setiap niat baik pemerintah sarana dan fasilitas untuk anak-anak muda mengekspresikan potensi dan bakat, maka wilayah-wilayah dimana mereka melaksanakan kegiatan positif itu lebih banyak daripada mereka melarikan diri pada kegiatan-kegiatan negatif,” pesan Brani yang mugusung tagline Pemimpin Adalah Pembantu dan Budak Rakyat.
Lanjutnya, jika diyakini bahwa masa depan Indonesia ditangan anak muda, maka mulai sekarang selamatkan anak-anak muda, dengan cara rawat mengasah potensi yang mereka miliki dengan cara memberikan saran dan fasilitas untuk mereka berekpresi dan mendemonstrasikan bakat yang dimiliki.
“Dalam kapasitas sebagai caleg DPR RI ini menjadi komitmen saya untuk membangun sarana sirkuit automotif sport tersebut, dan pembangunan sirkuit ini bisa dilakukan tanpa menggunakan dana APBD provinsi.
Ini tergantung lobby dan itu bisa dilakukan para wakil rakyat anggota DPR RI asal Sulut, dengan melakukan endorsmen selain melakukan loby politik ke pemerintah pusat, yang bisa dilakukan lewat kementrian Pemuda dan Olahraga,” tukas Brani.
Selain membuka acara event ‘Brani Ceper dan Brani Action’ Benny Rhamdani juga menjadi konstestan pertama yang menjajal tiang Carlimbo (lomba mobil ceper), menggunakan mobil ceper dan melewati sirkuit slalom test tempat peserta melakukan perlombaan.

“Terima kasih atas perhatian dan pihak-pihak yang sudah terlibat dalam persuapan event ini, selamat bertanding dan tetap junjung sportifitas,” tutup Rhamdani, seraya mengajak seluruh kontestan dan penoton yang hadir meneriakan yel-yel siapa kita yang dijawab penonton dengan teriakan Pancasila, dilanjutkan Siapa Kita Indonesia, disambut tepuk tangan bergemuruh menandakan event Brani Ceper Brani Action siap dilaksanakan. 

Data yang dirangkum menyebutkan jumlah peserta yang mengikuti lomba kontes Carlimbo ada 70 peserta, dengan kategori sembilan kelas utama, plus dua kelas tambahan. Sedangankan lomba Slalom Test diikuti 40 peserta, dengan kategori lima kelas utama dan satu kelas tambahan. (TIM)

No comments

Powered by Blogger.