Header Ads

Dukcapil Gelar Rakor Terkait Kependudukan dan Lansia

JurnalManado - Dinas Kependudukan Pencatatan Sipil dan KB Prov. Sulut menggelar Rakor Strategi Pengendalian Penduduk yamg dilaksanakan di salah satu hotel di manado, Kamis (23/05/2019).

Rakor yang dihadiri Kepala BKKBN Sulut Sugiyatna MM dan Deputi Direktur Analisa Dampak Kependudukan Dra. Hitima Wardhani dibuka Gubernur Sulut yang diwakili Asisten Pemerintahan dan Kesra Sekda Prov. Sulut Edison Humiang.
Dalam sabutannya gubernur mengatakan, terlaksana agenda strategis merupakan bentuk dukungan dan kontribusi nyata untuk meningkatkan peran fungsi nyata dari pemerintah serta semua steakholder dalam upaya peningkatan penduduk yang seimbang.

"Selamat bagi kita semua dalam mengikuti kegiatan yang sangat penting dan terimakasih serta apresiasi kepada kepala daerah yang sudah menugaskan pejabat terkait mengikuti rakor," kata gubernur.

Lanjutnya, penduduk sebagai modal dasar dan merupakan faktor dominan dalam pembangunan karena menjadi titik sentral untuk pembangunan yang berkelanjutan karena jumlah penduduk yang besar harus dibarengi dengan aspek kualitas.

"Ini hal yang penting dalam pembangunan dimana pertumbuhan penduduk bukan hanya kuantitas tapi kualitas diperlukan sehingga keseimbangan kesejahteraan. Dengan keseimbangan kuantitas dan kualitas maka dapat diikuti oleh kehidupan masyatakat yang mandiri dan maju," jelas gubernur.

Berbagai peraturan perundang-undangan telah memberikan kewenangan bagi Pemerintah terkait pengendalian penduduk, yakni UU 23/2014, dimana Pemerintah Provnsi diwajibkan untuk pemanduan dan singkronisasi kebijakan Pemerintah Pusat dengan Pemerintah Daerah Provinsi terkait pengamanan kuantitas penduduk, serta melakukan pemetaan pengendalian penduduk cakupan Daerah Provinsi; 

* PP 87/2014 bahwa pengendalian kuantitas penduduk dilakukan melalui singkronisasi kebijakan kependudukan ditingkat nasional dan daerah berhubungan dengan penetapan perkiraan jumlah struktur dan komposisi penduduk, penurunan laju pertumbuhan penduduk dan persebaran penduduk.

"Untuk itu saya berharap pemangku kepentingan agar selalu bersinergi satu dengan yang lain melalui peningkatan koordinasi, integrasi, singkronisasi dan siplikasi sehingga melalui strategi pengendalian penduduk akan menjadikan penduduk sebagai sumber daya manusia yang tangguh bagi pembangunan dan ketahanan nasional serta mampu bersaing dengan bangsa lain juga mampu menikmati pembangunan dengan adil dan merata,"pungkasnya.

Kadis Dukcapil dan KB Prov. Sulut Bahagia Mokoagow sendiri mengatakan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mencapai sasaran atau program yang telah dilaksanakan demi kesejahteraan warga itu sendiri. 

Usai itu, Kadis Bahagia melanjutkan dengan pembukaan Workshop Pengelolaan Pelayanan Keluarga.

Hadir dalam kegiatan kadis dukcapil manado, kadis dukcapil kota kotamobagu, kadis dukcapil bolmong, kadis dukcapil boltim, kadis dukcapil minut dan perwakilan dari kabupaten kota.(man)

Powered by Blogger.