Header Ads

Hadir di UI, Hari ini Gubernur Memberikan Materi Prospek dan Investasi

JurnalManado - Meningkat pesatnya investasi dan program-program Pemprov Sulut saat ini, menjadi alasan kuat bagi Ikatan Alumni Universitas Indonesia (UI) Sekolah Pascasarjana (Iluni SPs) mengundang Gubernur Sulut Olly Dondokambey SE memberikan kuliah umum Kebangsaan di Kampus UI, Jumat (23/08) ini.    
Pada kuliah umum yang akan digelar di Gedung Institute for Advancement of Science Technology and Humanity (IASTH) Kampus UI di Jl Salemba Raya No. 4, Jakarta Pusat tersebut, Gubernur Olly akan membawa materi dengan tema 'Prospek dan Potensi Investasi Sulawesi Utara Dalam Menunjang Pembangunan Nasional.'
Gubernur Olly Dondokambey yang diwawancarai membenarkan akan memberikan materi di Kuliah Umum di UI.
"Saya akan memberikan materi soal investasi, mungkin pertimbangannya tingginya investasi di daerah kita saat ini dan prospek ke depan yang sangat cerah," tandas Gubernur Olly.
Lebih jauh dikatakan bahwa keberhasilan dari beberapa program kerja Pemprov Sulut juga menjadi alasannya.
"Termasuk juga kenaikan kunjungan turis di Sulut, yang sangat mendapat pada iklim investasi kita," tambahnya lagi.
Adapun kuliah umum kebangsaan ini digagas Ikatan Alumni Universitas Indonesia Sekolah Pascasarjana (Iluni SPs) dengan Ketua Umum Dr Audrey GD Tangkudung, juga Sekolah Kajian Stratejik dan Global, dan Sekolah Ilmu Lingkungan dan ILUNI UI Sekolah Pascasarjana. Untuk informasi dan pendaftaran, dapat menghubungi contact person Gita, di nomor 085717916353.
Iluni SPs UI dalam menyelenggarakan kuliah umum kebangsaan selalu menghadirkan tokoh-tokoh nasional. Kuliah umum kebangsaan ini menjadi penting bagi civitas akademika UI, mahasiswa, dan masyarakat umum, bukan hanya untuk menambah wawasan kebangsaan, tetapi juga memahami dan mengerti problematika kebangsaan yang sedang dihadapi Bangsa Indonesia saat ini, apalagi jika dikaitkan dengan era industri 4.0 saat ini.
Dan Kuliah umum kebangsaan yang digelar oleh Iluni SPs-UI ini dikatakan bukan sebagai upaya politisasi kampus. Pasalnya, sebagai tokoh bangsa, siapa pun berhak dan mempunyai kesempatan untuk berbicara sebagai dosen tamu dalam kuliah kebangsaan ini, apakah tokoh bangsa dari partai politik, maupun dari lembaga tinggi negara, termasuk para profesional dalam bidang tertentu yang dianggap mumpuni.
Pun Kuliah umum kebangsaan ini digelar sebagai bentuk implementasi salah satu program kerja dari pengurus Iluni SPs-UI periode saat ini terkait dengan bidang keilmuan dan kerja sama antarlembaga. Menurut Tangkudung, program ini akan terus dilakukan. Pengurus sudah berkomitmen dan mengedepankan pemikiran yang logis dalam memajukan organisasi untuk kemajuan dunia pendidikan dan kepentingan nasional.(tim)
Powered by Blogger.