Header Ads

Tuntaskan Perekaman KTP-el. Bahagia : Sinergitas Terus Jalan

JurnalManado - KTP Elektnorik atau yang dikenal dengan KTP-et adalah salah satu jenis dokumen kependudukan hasit dati pelayanan administrasi kependudukan. KTP-el sebagai alat pengenal identitas resmi penduduk yang telah berusia 17 tahun atau sudah pernah kawin telah menjadi suatu elemen yang sangat penting karena manfaat dan kegunaannya sudah semakin luas terutama dalam mendapatkan pelayanan publik serta hak-hak konstitusional warga. Bahkan hampir semua lembaga institusi pemerintah maupun swasta telah mempersyaratkan KTP-el sebagai dokumen resmi untuk pelayanan publik. Sehingga sejalan dengan bergulirnya waktu pemenuhan kebutuhan KTP-el bagi penduduk wajlb KTP semakin mendesak. Dan tentu saja hal ini menjadi salah satu prioritas aparat penyelenggara administrasi kependudukan dalam memenuhi hak-hak penduduk dalam pemilikan dokumen kependudukan. 
Kepala Dinas Kependudukan Catatan Sipil dan KB Prov. Sulut dr. Bahagia R. Mokoagow, MSi, M. Kes menyerahkan blangko KTP-el kepada Kepala Dinas Catatan Sipil Kota manado Julises Deffie Oehlers, SH. Di Kantor Dukcapil Kota Manado.

Menyikapi hal ini maka Kementerian Dalam Negeri telah mengeluarkan edaran pada bulan Desember 2018 yang ditujukan kepada Bupati/walikota se-lndonesia untuk menginstruksikan kepada Dinas Kependudukan dan Pencatatan SIPIL Kabupaten/Kota agar segera melaksanakan perekaman KTP-el dengan jemput bola atau pelayanan langsung dilapangan. Keseriusan Pemerintah terhadap program penetapan pencetakan KTP-el di Kabupaten/kota  ditindaklanjuti dengan edaran dari “ Kemendagri melalui edarannya pada bulan Februari 2019 berkaitan dengan Rencana DAK Non fisik Dana pelayanan Adminduk Tahun 2019 terkait pencetakan KTP-el.
Menurut Bahagia, target 100 persen tuntas perekaman dibarengi dengan kerja keras dengan inovasi, kreasi dan terus melakukan koordinasi dengan Discapil Kabupaten/Kota.

Kepala Dinas Kependudukan, Catatan Sipil dan Keluarga Berencana Daerah Prov. Sulut, dr. Bahagia Mokoagow, Msi, M. Kes. mengatakan apa yang diinstruksikan oleh Kementerian telah diimplementasikan bersama Dukcapil Kabupaten/kota. Target 100 persen akan terus dituntaskan perekaman dibarengi dengan kerja keras dengan inovasi, kreasi dan terus melakukan koordinasi dengan Discapil Kabupaten/Kota.

"Pendataan dan perekaman terus dilakukan hingga ke pelosok masuk ke rumah - rumah. Kami tidak menunggu tapi menjemput bola,"ujar Kadis. 

Kita terus melakukan koordinasi dengan dinas di kabupaten/kota, sinergitas untuk kepentingan publik terutama dalam pelayanan dan pendataan penduduk.

"Pendataan penting guna mengetahui pertumbuhan penduduk dan lebih teroganisir. Ini urgen, sebab tanpa penduduk tidak ada wilayah, "pungkas Kadis yang mengusung slogan A-Ku BAHAGIA (Administrasi Kependudukan yang Membahagiakan Rakyat).(man) 
Powered by Blogger.