Header Ads

Pengembangan dan Implementasi Manado Smart City , Pemkot Manado bekerjasama dengan ITB lewat penandatangan MoU

Jurnal Manado - Pengembangan dan Implementasi Manado Smart City, terus menjadi perhatian besar dari Walikota Manado, DR. Ir. GS Vicky Lumentut, SH, M.Si, DEA, sesuai dengan visi dan misi Manado Kota Cerdas 2021.

Pemerintah dan Masyarakat Kota Manado akan menyelenggarakan berbagai program terkait untuk pengembangan dan pengelolaan kota dengan pemanfaatan teknologi infomasi dan komunikasi (TIK) dalam rangka memaksimalkan serta mendukung pembangunan kota yang berkelanjutan.

Guna mendukung program tersebut, Pemerintah Kota (Pemkot) Manado bekerja dengan Institut Teknologi Bandung (ITB) lewat penandatangan MoU, bertempat di Ruang Rapim A, Gd.CCAR ITB Lantai 1, Jalan Tamansari No 64, Bandung. Selasa (24/09), tentang Pengembangan dan Implementasi Manado Smart City.

Oleh Walikota Bersama Rektor ITB, Prof. DR. Ir. Kadarsah Suyardi, DEA. Dalam kesempatan baik tersebut, Walikota menyampaikan kebanggaan dapat hadir di ITB, tentunya atas nama Pemerintah dan Masyarakat Kota Manado, menyampaikan terimakasih dan sebuah kehormatan boleh melakukan kerja dengan pihak ITB, sedikit infomasi tiga tahun belakang ini kami mengembangkan Manado menuju smart city, November 2016 kami memulai pas di periode saya yang kedua, dan kehadiran Cerdas Comand Center (C3) sudah semakin mendapat tempat dipublik Kota Manado.



“Terimakasih Pak Rektor dan Jajaran Pejabat di ITB, boleh membantu kami dalam kerja sama dalam hal Pengembangan dan Implementasi Manado Smart City,” ujar Walikota.

Ditambahkan Walikota, Smart City merupakan harapan dan impian kita semua, apalagi kita yang ada di era moderen ini. Perencanaan Smart City adalah agenda global sebagai respon konseptual dan praktis terhadap berbagai masalah yang ada disekitar kita sekarang ini, dengan harapan mengembalikan hubungan antar manusia, ruang binaan dan ruang alami yang harmonis.

“Lewat Controling room Pemkot Kota Manado, yakni Cerdas Comand Center (C3) kita dapat menyajikan infomasi keadaan kota secara komprehensif dan real time, dari beberapa persoalan seperti kependudukan, lingkungan dan keseharian masyarakat, berbagai persoalan kota diwujudkan Kota Cerdas sebagai perangkat tekhnologi dalam rangka peningkatakan pelayanan publik, maka kami melakukan MOU ini bersama Perguruan Tinggi yakni ITB,” tukas Walikota kembali.

Seraya berharap buah kerja sama Pemkot Manado dan ITB dalam pengembangan dan Implementasi Manado Smart City yang berisi platform dasar pengelolaan kota cerdas, sebagai pusat data dan informasi akurat yang akan digunakan sebagai bahan pengambilan keputusan termasuk menyeimbangkan populasi dan mobilitas di Kota Manado, guna tata kelola pelayanan publik, seperti persoalan kependudukan, lingkungan dan keseharian warga dibutuhkan strategi dengan menggunakan tekhnologi dalam rangka peningkatan pelayanan publik.



Manado Smart City sebagai media transparansi untuk efisiensi pelayanan publik dan mendorong partisipasi warga dalam proses pembangunan Kota Manado. Setelah penandatanganan MoU, Walikota bersama Tim Pemkot Manado berkunjung ke Laboratoriun (Smart City & Community Innovation Center (SCCIC), yang dipimpin oleh Prof. Suhono Supangkat.

Hadir bersama dalam kegiatan tersebut, Kaban Bapelitbangda Kota Manado, DR. Liny Tambajong, M.Si, Kadis Kominfo, Erwin Kontu, SH, Kabag Pem-Humas Setda Kota Manado, Drs Sonny Takumansang, M.Si, Kabid Bidang Aptika Diskomindo Kota Manado.(Ipeh)
[23/10 01:13] JM Ipeh: Wawali Mor Buka Kegiatan Sosialisasi Optimalisasi Penerimaan Pajak

Jurnal Manado - Bertempat di Aula Kantor DPD RI Sulawesi Utara, Selasa (22/10) hari ini, Pemerintah Kota Manado, melalui Badan Pendapatan Daerah (BAPENDA) Kota Manado menggelar kegiatan Sosialisasi Optimalisasi Penerimaan Pajak Daerah Dalam Rangka Peningkatan Kepatuhan Masyarakat Dalam Membayar Pajak, yang di buka oleh Wakil Walikota (Wawali), Mor D. Bastiaan, SE, mewakili Walikota Manado, DR.Ir. GS Vicky Lumentut, SH, M.Si, DEA.

Kepala BAPENDA Kota Manado, Harke Tulenan, dalam laporan kegiatan menyampaikan dimana ini, merupakan kegiatan yang kedua setelah sebelumnya dilaksanakan di Kecamatan Sario, dimana tujuan dari kegiatan ini agar
kepatuhan masyarakat dalam hal membayar pajak semakin meningkat, juga untuk meningkatkan penerimaan pendapatan daerah khususnya dari pajak daerah guna pembiayaan pemerintahan, pembangunan kemasyarakatan di kota Manado.

Sementara itu, Wawali, menyampaikan, perlu kita tahu bersama pembangunan di kota Manado adalah bersumber salah satu dari penerimaan pajak daerah selain dari dana Pemerintah Pusat maupun Dana Alokasi Khusus (DAK).

dan kita ketahui juga, semenjak 2016 bantuan dari pusat trennya menurun dikarenakan penghematan besar besaran dari Pemerintah Pusat, sedangkan jumlah penduduk di kota Manado terus meningkat.
"Sehingga kami berharap lewat kegiatan sosialisasi ini semakin mendorong masyarakat untuk membayar pajak dalam bersama-sama kita membangun Kota Manado yang kita banggakan dan cintai bersama ini ,"Ujar Wawali.

Kegiatan sosialisasi teesebut dilanjutkan dengan pembawaan materi secara panel dari Forkopimda Kota Manado diantaranya, Kepala PN Manado Lukman Bachmid SH.,MH., Kepala Kejari Manado Maryono SH., MH.,Kapolresta Manado yang diwakili oleh Wakasat Reskrim Eddy Kurniady, Dandim 1309 Kolonel Arh Christian Noel Frederik Tanjong serta anggota DPRD Kota Manado Jemy Gosal SH.

Hadir dalam kegiatan sosialisasi tersebut, Camat Tikala Argo Sangkay bersama seluruh jajaran Pemerintah Kecamatan, Lurah dan Kepala Lingkungan serta pelaku usaha di wilayah kecamatan Tikala. (Ipeh)
Powered by Blogger.