Iklan

August 16, 2013, 07:03 WIB
Last Updated 2013-08-16T14:03:18Z
Utama

Wartawan Boltim Kecam Rita, Anggota Legislatif Boltim

Jurnal Manado, Boltim – Terkait pemberitaan Media mengenai adanya penetapan 20 tersangka korupsi dana Makan Minum (MaMi) di sekertariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bolaang Mongondow Timur (Boltim) beberapa waktu lalu oleh pihak Polres Bolmong, Ketua Komisi III DPRD Boltim, Rita Lamusu sebelum penutupan agenda Paripurna Istimewa DPR Boltim dalam rangka mendengarkan pidato kenegaraan yang disampaikan Presiden Republik Indonesia (RI), menyerang balik seluruh Media massa.
 
 
Terpantau Jurnal Manado Jum’at (16/08), sebelum dilakukannya penutupan agenda Rapat Paripurna DPRD Boltim, Lamusu didepan para tokoh masyarakat mencoba meyakinkan dengan mengatakan bahwa DPRD Boltim merasa terganggu terkait pemberitaan media, “20 tersangka korupsi dana MaMi” yang dianggap berlebihan.
 
 
“ Saya Ingin mengklarifikasi kepada seluruh masyarakat, dengan kehadiran kita dirapat paripurna tentunya akan bisa mengembalikan kepercayaan masyarakat terhadap DPRD, karena apa yang diberitakan media sudah berlebihan. Kami hanya diperiksa tim penyidik Polres Bolmong bukan Koruptor seperti yang media beritakan.” Ujar Rita
 
 
Dikatakan Rita dalam pemeriksaan yang dilakukan tim penyidik polres Bolmong, para anggota DPRD belum ditetapkan sebagai tersangka, melainkan hanya diperiksa terkait Tunggakan Ganti Rugi dan perihal tersebut dianggap pernah juga dialami pihak Pemerintah daerah (Pemda) Boltim.
 
 
“ Saya rasa bukan hanya pihak DPRD yang mempunyai TGR, tetapi pihak pemerintah Kabupaten sendiri saya rasa mempunyai TGR juga.” Sentilnya
 
 
Dengan adanya klarifikasi tersebut membuat Ismail Mokodompit Anggota Forum Wartawan Boltim angkat bicara, menurutnya pihak DPRD Boltim jangan seakan-akan menyalahkan pihak pers dalam pemberitaan, karena apa yang telah dikemas dalam suatu berita mempunyai dasar hukum yang kuat, karena memiliki sumber.
 
 
“ Saya rasa pernyataan saudari Rita itu seakan-akan menyalahkan kami (Wartawan). Pribadi saya kecam keras, sebab teman-teman Wartawan mengemas suatu berita berdasarkan konfirmasi pihak kepolisian bukan asal-asalan. Jadi kalau saudari Rita keberatan maka sama halnya dengan mempersalahkan pihak kepolisian (Polres Bolmong).” Tegas Ismail
 
 
Sehubungan dengan perhal tersebut maka pihak Forum Wartawan Boltim akan mengambil langkah dengan melaporkan hal tersebut ke Pihak PWI yang berada di Provinsi.
 
 
“ Kami Forum Wartawan Boltim merasa hak kami sebagai wartawan telah dicoreng oleh ucapan Rita Lamusu, jadi langkah berikut perkataan Lamusu akan kami laporkan ke PWI Provinsi.” Tutupnya (Billy)