
![]() |
Walikota GSVL saat menyampaikan sambutan dalam Apel Perdana 2015 |
Jurnal,Manado- Setelah melalui masa cuti
bersama Tahun Baru 2015, Walikota Manado, Dr. G.S Vicky Lumentut Senin
(05/0/20151) pagi memimpin Apel Kerja Perdana Pegawai Negeri Sipil (PNS)
dijajaran Pemerintah Kota (pemkot) Manado, bertempat dihalaman kantor Walikota
Tikala yang juga diikuti oleh Walikota DR Harley Mangindaan, Sekot Ir Harfey
Sendoh, para asisten, dan pejabat SKPD.
Walikota Lumentut mengawali
sambutannya dengan memberi apresiasi atas kehadiran para PNS yang dinilai telah
menunjukkan komitmen akan disiplin dan loyalitas pada tugas panggilan kerja
dalam Apel Perdana tersebut.
Mengutip apa yang dikatakan
Walikota GSVL yang juga adalah Ketua Asosiasi Walikota se Indonesia bahwa tahun
2015 bukanlah sebuah lembar kosong yang menunggu untuk diisi. Bahkan sebenarnya
kita telah memulai mengisi melalui rencana kerja masing-masing SKPD (Satuan
Kerja Perangkat Daerah) yang dibuat pada akhir tahun 2014 lalu. Untuk itu,
dengan tibanya bulan Januari di tahun baru 2015, diharapkan menjadi momentum
untuk kembali bergiat, mewujudkan rencana kerja tersebut ke dalam suatu
tindakan.
"Semuanya itu tak lepas dari
disiplin, kualitas kerja dan kesatu-paduan kita sebagai aparatur negara, abdi
masyarakat untuk memberikan pelayanan yang prima dan maksimal di tengah
masyarakat Kota Manado," ungkap Walikota.
Walikota GSVL berharap agar di
tahun yang baru, seluruh pegawai di Kota Manado dapat lebih profesional serta
lebih memperhatikan detil kerja serta sesuai dengan tugas masing-masing.
"Tahun baru 2015 ini, adalah
tahun kerja. Dan saya harapkan, seluruh pegawai di Kota Manado untuk terus giat
dan bisa tunjukkan profesionalitas kerjanya masing-masing sesuai Tupoksi yang
ada. Setiap pegawai di SKPD harus bisa memperhatikan detil kerja dan tupoksi,
serta harus bisa kerjakan tugas tepat waktu. Dan yang terpenting, jadilah
teladan di tengah masyarakat melalui tugas kerja kita." pesan Walikota.
Di akhir sambutan, Walikota
kembali mengingatkan tentang kebersamaan dan persaudaraan antar warga dan antar
umat beragama yang harus tetap dijaga. (luq)