Iklan

January 1, 2016, 19:15 WIB
Last Updated 2021-01-21T11:51:27Z
Lipsus

Sambut Tahun Baru Sumarsono Sampaikan Permohonan Maaf

Penjabat Gubernur Sulut Dr Sumarsono MDM saat menyampaikan sambutan Tahun Baru, Jumat Siang (01/01) di GMIM Imanuel Leilem Minahasa
Jurnal,Manado - Penjabat Gubernur Sulut Dr Sumarsono MDM saat menyampaikan sambutan Tahun Baru, Jumat Siang (01/01) di GMIM Imanuel Leilem Minahasa, tak lupa menyampaikan permintaan maaf dari pemerintah Provinsi Sulut kepada jemaat karena hingga memasuki tahun baru ini listrik di sulut masih terus terjadi pemadaman secara bergilir dari PLN.
"Sebagai Penjabat Gubernur Sulut saya berkewajiban menyampaikan hal ini, kepada masyarakat karena sampai hari ini listrik di Sulut masih saja terjadi pemadaman," katanya.
Saya hampir setiap hari mendapat komplain dari warga terkait dengan listrik namun demikian Pemprov Sulut bersama GM PLN Sultenggo Baringin Nababan terus berupaya mengatasi krisis listrik di Sulut ini salah satunya mampu mendatangkan Kapal Listrik dari Turki yang disewakan Pemerintah Indonesia. 
Sumarsono mengakui adanya kapal listrik bukan membuat listrik aman
Namun demikian hadirnya kapal listrik ini di sulut, ternyata tidak langsung membuat listrik kita aman akan tetapi membutuhkan suatu proses, ujar Sumarsono, sembari berkata hal ini terjadi, di karenakan kapal pembangkit listrik (Marine Vessel Power Plan) Zeynep Zultan yang nantinya akan mensuplay listrik sebanyak 120 Mega Watt (MW), masih belum dapat beroperasi meski telah tiba di amurang sejak tanggal 23 Desember 2015 lalu. Dimana Tim Tehnis dari Turki baru tiba pada Rabu (30/12) dan kami langsung melakukan koordinasi dengan pihak PLN seputar kesiapan operasi kapal pembangkit ini dan diperkirakan kapal baru dapat beroperasi sekitar 10 hari sejak kapal berada di posisi akhir.
Untuk menentukan posisi akhir kapal tersebut, Tim dari Turki membutuhkan waktu dua hari untuk survey, ujar Sumarsono. 
Karena itu Pemerintah Daerah bersama seluruh unsur Fortkompimda Sulut terus memberikan dukungan penuh kepada PLN, karena kami bersama dengan masyarakat sangat berharap agar pembangkit listrik yang ada di atas kapal segera beroperasi, karena ini merupakan kepentingan kita bersama agar deficit listrik segera berakhir, paparnya.
Selain itu Gubernur juga minta Warga Leilem untuk tetap mewaspadi dengan peristiwa semburan air yang terjadi di lokasi Perusahaan Pertamina Geotermal Energi, karena desa leilem dianggap sangat dekat dengan sumur-sumur dari perusahaan pembangkit listrik di daerah ini.

Di akhir sambutannya Gubernur atas nama keluarga dan pemerintah tak lupa menyampaikan Happy New Year 2016 kepada Jemaat Imanuel Leilem. Kiranya suka cita dan kedamaian menyambut tahun baru ini akan terus mewarnai dinamika perjalan kehidupan jemaat di hari ini, esok dan seterusnya. Ibadah Tahun Baru di Jemaat GMIM Leilem di Pimpin Pnt Ir Roy O Roring MSi. Usai memberikan sambutan di GMIM Leilem Gubernur bersama Isterinya Dra Tri Rachayu didampingi dua putri tercintas Listydan Wulan melakukan silahturahereja Imanuel, selanjutnya Gubernur melakukan silahturahmi di kediamanan mantan Gubernur Sulut Dr Sinyo Harry Sarundajang di Desa Kinali Kawangkoan, dan silahturahmi ini berakhir di kediaman Nehemia Lawalata di Woloan Tamohon. Nehemia merupakan sahabat dekat dari Gubernur Sony Sumarsono di GMNI.(Lipsus)