
Jurnal,Manado - Ketua Komisi lV James Karinda mempertanyakan ketersediaan obat di sejumlah RS Pemerintah, yang seringkali kurang.
"Kami pertanyakan kenapa sering terjadi kekurangan obat di rumah sakit pemerintah,"tegas politisi Partai Demokrat Sulut kepada JurnalManado.com selasa (24/7/2018) diruang kerja komisi lV DPRD Sulut.
Menanggapi hal itu Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Utara melalui Pejabat pembuat komitmen (PPK) Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) Kitti Worotikan mengatakan permintaan obat kepada Dinas kesehatan Provinsi Sulut mekanismenya melalui kerangka acuan permintaan dari pihak rumah sakit pemerintah lalu di tindaklanjuti oleh pihak dinkes Sulut. Disamping itu melalui E katalog. Jika tidak melalui prosedur maka pihaknya tidak akan memproses tentang permintaan obat," kata Worotikan diruang kerjanya.
Diketahui,rumah sakit pemerintah yang sudah melakukan permintaan kepada dinkes Sulut hanya dua rumah sakit yaitu ratumbuysang deng UPTD Balai mata provinsi Sulut. (tino)