Header Ads

Liow : Rencananya Wapres Akan Audiens Dengan Panitia Pelaksana Pekan Kerukunan Internasional dan Konferensi Nasional FKUB VI tahun 2020

Jurnalmanado.co - Bila tidak ada aral melintang, maka Wakil Presiden RI KH Ma’ruf Amin akan menerima Panitia Pelaksana Pekan Kerukunan Internasional dan Konferensi Nasional FKUB VI Tahun 2020 di Kantor Wakil Presiden Jl Merdeka Utara Jakarta Pusat pada Selasa 10 Maret 2020, pukul 10.00 WIB.

Hal itu disampaikan Kepala Badan Kesbangpol Daerah Provinsi Sulut yang juga Ketua Harian Panitia Pelaksana Konfrensi Nasional FKUB VI se-Indonesia dan Pekan Kerukunan Internasional Evans Steven Liow S.Sos, Senin (09/03/2020) malam.

“Selasa, besok Panitia Pelaksana Pekan Kerukunan Internasional dan Konferensi Nasional FKUB VI tahun 2020 akan menemui Pak Wakil Presiden KH Ma’ruf Amin untuk beraudiensi sekaligus menyampaikan pelaksanaan kegiatan tersebut di Provinsi Sulawesi Utara,” kata Steven Liow, yang juga masuk dalam Panitia Pelaksana hajatan akbar ini.

Dia menambahkan bahwa Gubernur Sulut Olly Dondokambey SE juga akan turut mendampingi Panitia Pelaksana saat beraudiensi dengan Wapres KH Ma’ruf Amin.

Pada kesempatan itu, Gubernur Olly dan Panitia Pelaksana akan menyampaikan berbagai kegiatan, termasuk kehadiran sejumlah utusan negara dan Kementerian terkait serta peserta yang berasal dari berbagai pelosok nusantara untuk hadir pada kegiatan yang berlangsung di Provinsi Sulawesi Utara.

“Sekaligus, Panitia Pelaksana akan mengundang Wakil Presiden RI untuk membuka kegiatan religi tingkat nasional dan internasional,” ujar Steven Liow.

Dijelaskan, ada beberapa kegiatan yang akan dilaksanakan dalam rangkaian Pekan Kerukunan dan Konferensi Nasional FKUB VI tahun 2020 selama 14- 19 April 2020, diantaranya Gebyar Toleransi, Karnaval Kerukunan, Expo, Paskah Nasional dan Seminar dan Dialog yang diisi oleh 40 pembicara.

Malahan, tambah Steven Liow, selain acara inti Konferensi Nasional FKUB, ada juga Konferensi Internasional yang akan membahas isu- isu aktual tentang Keadilan dan Perdamaian.

Untuk kegiatan akbar ini ikut terlibat seperti Kementerian Agama RI, Kementerian PMK, Kementerian Dalam Negeri dan Kementerian Polhukam.

Sedangkan peserta terdiri atas utusan 25 negara ditambah Amerika Serikat dan Australia. Selain itu diundang Gubernur se-Indonesia, Bupati dan Walikota se-Indonesia, Kakanwil Agama se-Indonesia, Pimpinan Dewan dan Ketua Komisi I se-Indonesia, Kepala Kesbangpol Provinsi dan Kabupaten dan Kota se-Indonesia, Kepala Kantor Agama Kabupaten dan Kota se-Indonesia.

“Poin-poin itu yang akan Panitia Pelaksana akan sampaikan saat beraudiensi dengan Wakil Presiden,” tutup Liow. (*jmc)

Powered by Blogger.