Header Ads

Ikuti Lomba Inovasi Tatanan New Normal Nasional, Pemkab Mitra Targetkan Tiga Besar

Jurnal,Ratahan – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa Tenggara (Mitra) siap mengikuti lomba inovasi tatanan New Normal tingkat Nasional yang digelar
oleh Kementerian Dalam Negeri

Sebagai bentuk keseriusan menghadapi new normal, Pemkab Mitra memasukkan pola kerja dengan standar protokol kesehatan Covid-19.

Bupati Mitra James Sumendap SH, melalui
Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Kabupaten Mitra dr. Tommy Soleman mengatakan, sementara melakukan seleksi terhadap tujuh video yang nantinya akan diikutkan dalam perlombaan. Semuanya itu berasal dari perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Mitra.

Tujuh video telah sesuai dengan ketentuan perlombaan oleh pihak penyelenggara, memuat konten yang berbeda untuk tujuh sektor yang berbeda pula.

“Kami sementara ini melakukan seleksi terhadap tujuh video yang nanti akan diikut sertakan pada lomba di Mendagri. Semuanya itu berasal dari perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Mitra,”
kata Soleman.

Lomba bertemakan “Penyiapan Tatanan Normal Baru Produktif dan Aman Covid-19″, mengikutsertakan seluruh pemerintah daerah, baik kabupaten, kota, maupun provinsi.

Dikatakan Soleman, penyelenggaraan lomba oleh Kementerian Dalam Negeri tersebut dilatarbelakangi ketidakpastian kapan pandemi Covid-19 akan berakhir. Sehingga membutuhkan sebuah skenario guna beradaptasi dengan kondisi yang ada.

“Pemerintah Pusat tidak ingin masyarakat kita menjadi tidak produktif sehingga dibuatlah skenario untuk mengatasi situasi ini. Salah satunya ialah new normal. Skenario ini dimaksudkan agar masyarakat dapat beraktivitas dan tetap produktif. Namun aman dari paparan Covid-19 dengan menekankan penerapan protokol kesehatan,” jelasnya.

Soleman menambahkan, semua karya video yang akan dilombahkan nanti Pemkab Mitra optimis akan masuk di Tigas Besar.

“Semua karya video layak untuk ikut serta dalam ajang lomba, kami pun optimis. Dari seluruh video yang ada. Akan masuk tiga besar,” ujar Soleman Minggu (7/6/2020).

Lebih lanjut, Soleman mengungkapkan, lomba Inovasi tersebut juara 1 sampai 3. Akan mendapatkan Dana Insentiv Daerah (DID) dari Kemendagri RI, Kabupaten Mitra sendiri sudah sangat siap untuk ikut dalam lomba tersebut.

“Besok hari batas akhir pemasukan video, kami telah siap. Dalam video nantinya akan menerapkan protokol dan simulasi guna menyongsong tatanam normal baru,”pungkas Soleman.

“Ada 7 bidang, seperti pasar tradisional, pasar modern baik mall yang besar atau yang tidak punya mall, ada minimarket, restoran, hotel, kemudian PTSP yang ada pada semua daerah untuk memberikan pelayanan publik terpadu satu pintu, kemudian tempat wisata dan juga transportasi umum,”tuturnya.

Dia berharap, Kabupaten Mitra dapat memenangkan ajang perlombaan di tingkat nasional ini.

“Kalau menang, artinya kita sudah masuk dalam kategori daerah yang paham serta mampu menerapkan protokol dan simulasi kesehatan Covid-19 dengan baik,” tutupnya. (hak)
Diberdayakan oleh Blogger.