Header Ads

Kristo Ivan Lumentut Minta Pemprov Tingkatkan Pembelian Vaksin dan Pakan Ternak

JurnalManado -  Menyikapi situasi dan kondisi saat ini ditengah krisis ekonomi,peternakan pertanian, perikanan maupun sektor lainnya. 


Karena dampak dari pandemi Corona Virus Disease (COVID-19) mulai memperlambat pertumbuhan ekonomi di sejumlah daerah, Sulut termasuk didalamnya.


Salah satu contoh dalam sektor peternakan menjadi salah satu yang terdampak di Sulut mengingat jumlah permintaan hasil peternakan yang terus menurun.


Hal tersebut lantas berpengaruh pada harga komoditas yang juga terjun bebas.


Menyikapi hal itu, Anggota Komisi II DPRD Sulut Kristo Ivan Ferno Lumentut dalam rapat paripurna DPRD Sulut meminta Gubernur Sulut Olly Dondokambey memberikan fokus tersendiri kepada para peternak Sulut.


"Wabah COVID-19 yang dirasakan peternak adalah menurunnya serapan pasar terhadap produk peternakan padahal di Sulut sendiri semakin banyak peternak yang tumbuh," tegas Kristo Ivan Ferno Lumentut, kepada JurnalManado.com Senin (24/8/2020).


 lanjut politisi muda itu sembari menambahkan, dirinya berharap Pemprov Sulut bisa meningkatkan anggaran terhadap masalah tersebut.


"Saya meminta Pemprov Sulut untuk meningkatkan anggaran pembelian dan pendistribusian vaksin dan pakan ternak, agar supaya dapat disalurkan kepada semakin banyak peternak yang ada di Sulut," tegas politisi partai Demokrat Sulut.


Selain itu, lanjut Lumentut, masalah lain yang dihadapi adalah kenaikan harga dan terhambatnya distribusi pakan ternak.


"Kenaikan harga pakan disebabkan oleh peningkatan ongkos produksi untuk bahan baku pembuatan pakan ternak. Hal tersebut membuat peternak tidak mampu melakukan pembelian pakan ternak itu sendiri," tuturnya.


Menjawab itu, Gubernur Sulut Olly Dondokambey kepada wartawan mengatakan, Pemprov Sulut mengadakan pengadaan dampak ekonomi terhadap peternak di Sulut.


"Yakni melalui program saprodi dan premi asuransi kepada peternak dan petani di Sulut. Disamping itu untuk menjaga ketahanan pngan di Sulut," tutup Olly Dondokambey.(tino)

Diberdayakan oleh Blogger.