Header Ads

UKT Dokter Residen di Tangan Rektor

JurnalManado - Perjuangan dokter residen agar mendapatkan pengurangan pembayaran Uang Kuliah Tunggal (UKT) direspon baik oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) RI.


Sebelumnya, aspirasi itu telah di sampaikan para dokter residen kepada Dewan perwakilaaan rakyat daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut). 


Aspirasi yang disampaikan kemudian, ditundaklanjuti  DPRD Komisi IV membawa aspirasi itu dan dikoordinasikan maupun konsultasi ke Kemendikbud.


Billy Lombok Wakil Ketua Dewan Sulut yang juga Koordinator Komisi IV telah memperjuangkan aspirasi ini mengatakan, aspirasi dokter residen sudah direspon baik oleh Kemendikbud.


Legislator Sulut daerah pemilihan(dapil) Mitra-Minsel itu merasa senang dengan adanya jawaban dari Kemendikbud.


"Atas nama DPRD Provinsi Sulut menyampaikan terima kasih atas perhatian menteri pendidikan dan kebudayaan (Mendikbud). 


Saya kira, hal ini seperti pernyataan kami sebelumnya, ada di tangan rektorat Universitas Sam Ratulangi," ungkapnya, Rabu (12/8/2020) kepada JurnalManado.com Rabu di ruang kerjanya.


Legislator daerah pemilihan Minsel-Mitra itu sangat berharap pihak Unsrat dapat mengakomodir permohonan para dokter residen.


Lombok pun mengingatkan Unsrat terkait peran dokter residen. Menurut dia, peran residen sangat penting dalam menunjang fasilitas kesehatan, apalagi rumah sakit di Sulut rujukan Indonesia Timur.


"Tentu ini akan menjadi kesan terindah di kepemimpinan Ibu Rektor Ellen Kumaat dan jajaran," tutup Lombok. (tino)

Diberdayakan oleh Blogger.