Header Ads

BP FKPA Sulut Bentuk Cabang. 4 Kabupaten Kota Diberikan Mandat


Jurnal Manado - Badan Pengurus (BP) Forum Komunikasi Pecinta Alam (FKPA) Sulawesi Utara yang dinahkodai Nanvie Jane Tagah, SPi sebagai Ketua Umum, Marvrits Kanter, Ketua Harian, Alexander Daud sebagai Sekretaris Umum dan Jeane Neni Ratu sebagai Bendahara Umum, terus melakukan pembenahan dan penyempurnaan Kepengurusan, sebagaimana amanat Aanggaran Dasar, Anggaran Rumah Tangga FKPA Sulut.


"Selain mempersiapkan Pelantikan BP FKPA Sulut periode 2020-2023, BP FKPA Sulut juga telah memberikan mandat bagi teman-teman Pecinta Alam di Kabupaten Minahasa, Kabupaten Minahasa Utara dan Kota Manado," ungkap Ketua Umum PB FKPA Sulut, Nanvie Jane Tagah, SPi, yang dihubungi wartawan, Rabu (17/9), kemarin.


Rencananya, Gubernur Sulut akan melantik dan mengukuhkan Kepengurusan BP FKPA Sulut yang berjumlah kurang lebih 70 anggota, tanggal 28 September 2020 mendatang. "BP FKPA Masih menunggu pemberitahuan dari Pemerintah Sulut. Jika memang tidak memungkinkan, masih ada beberapa Pelindung FKPA Sulut yang boleh melantik. Tertuang dalam AD/ADRT Pelindung BP FKPA Sulut adalah Forkopinda Sulut," tutur istri almarhum Sang Legenda Sulut, Frangki 'Kengkang' Kowaas.


Dikatakan owner Kengkang WaterFall Tincep, untuk pemberian mandat di Kabupaten Minahasa, Minahasa Utara dan Kota Manado, semuanya diserahkan kepenerima mandat. "BP FKPA Sulut, mempercayakan pelaksanaan Musyawarah Cabang (Muscab) kepada penerima mandat. Yang pasti, pelaksanaan Muscab sebelum tanggal 20 September 2020," aku Nanvie Tagah.


Disinggung mengenai keinginan BP FKPA Sulut untuk memberikan kekhususan kepada seseorang untuk menjadi Ketua, dibantah Tagah. "Silahkan saja semua pecinta alam memilih seorang sosok Ketua FKPA Cabang Kabupaten dan Kota yang benar-benar berkeinginan memajukan organisasi ini. BP FKPA Sulut tidak memiliki calon untuk digadang menjadi Ketua. Semua tergantung hasil pemilihan lewat musyawarah dan mufakat," koar Nanvie.


Sementara itu, beberapa daerah kabupaten Kota diberikan mandat dalam kesiapan pembentukan, bahkan ada beberapa daerah yang sudah habis masa tugasnya, tetapi diperpanjang. "Seperti FKPA Kota Bitung, diberikan Mandat kepada Ferdy Pangalila untuk meneruskan kegiatan kepengurusan hingga pelaksanaan Musyawarah Cabang (Muscab) terjadi. Begitu juga dengan Rinto Samola, yang diberikan mandat di FKPA Cabang Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra) dan Marthen Meruntu di FKPA Cabang Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim)," jelas Nanvie.


Untuk Kabupaten Kota yang belum memiliki Kepengurusan, seperti Kota Kotamobagu, Bolaang Mongondow Selatan, Bolaang Mongondow, Sangihe, Sitaro dan Talaud, diberikan pelaksana tugas FKPA Cabang. "FKPA Sangihe, pelaksana tugasnya Bapak Ronald Izaak, AP, MSi, beliau adalah kepala Dinas Lingkungan Hidup di Sangihe. Di Sitaro, Bapak Harles Bawole, ST, MM, beliau adalah Ketua Komisi II DPRD Sitaro, dan Talaud, Bapak Billy Leonardo Mantiri. beliau adalah anggota Polisi yang bertugas di Polres Talaud. Sedangkan di Bolmong, Alfri Agogoh yang merupakan seorang Mahasiswa Pecinta Alam di Bomong," ucap Nanvie Tagah.


Untuk FKPA Cabang Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), telah menyelesaikan kegiatan Musyawarah Cabang dan telah menghasilkan kepengurusan. "Muhlis Ntoma yang terpilih sebagai Ketua FKPA Cabang Bolmut," kata Nanvie.


Sedangkan untuk Kota Tomohon, awalnya sudah ada kepengurusan. "BP FKPA Sulut sudah menugaskan kepada Sekretaris Umum untuk melakukan pembicaraan dan konsolidasi di Tomohon. Kalau memang masih bersama, kita akan menetapkan dan melantik kepengurusan FKPA Tomohon. Tetapi, jika tidak, BP FKPA Sulut akan memberikan mandat untuk melaksanakan Muscab di Tomohon," urai Nanvie.


Jadi, sambung Nanvie Tagah, untuk Muscab FKPA di Minut, Pdt Christsnov Musa Mawitjere, MTh, Ketua I dan Ketua III, Steven Sumolang, dipercayakan BP FKPA Sulut untuk menfasilitasi pelaksanaan Muscab. Di Minahasa dipercayakan pada Ketua Harian, drg Marvrits Kanter dan Sekretaris II, Brury Sondakh untuk mendampingi Muscab FKPA Minahasa. Sedangkan Kota Manado, dipercayakan pada Ketua II, Steven Malonda, Bendahara I, Jeane Christine Lasut, SH, MH dan Bendahara II, Triny Najoan, untuk memfasilitasi Musca di Kota Manado.(rilis)

Diberdayakan oleh Blogger.