Header Ads

Ini Kegiatan BPTD Wilayah XXII Sulut Dalam Rangka HARHUBNAS

Jadi Inspektur Upacara. Renhard Bacakan Sambutan Menteri Perhubungan RI  

Jurnal Manado - Balai Pengelolaan Transportasi Darat Wilayah XXII Sulut melaksanakan upacara dalam rangka memperingati Hari Perhubungan Nasional (HARHUBNAS), Kamis (17/09/2020).  Bertindak Selaku inspektur upacara Kepala BPTD Sulut Renhard Ronald, SSI, TMT.

Dalam pelaksanaan upacara yang digelar di Terminal Liwas berlangsung hikmat dan diikuti oleh seluruh staf BPTD, Perwakilan Jasaraharja, Polda dan Angkasa Pura.


Pada kesempatan tersebut, Kabalai membacakan sambutan dari Menteri Perhubungan RI Budi Karya Sumadi.

"Marilah kita bersama mengucap puji dan syukur  kehadirat Allah SWT, karena atas limpahan rahmat dan karunia-Nya, maka pada hari yang istimewa int kita dapat berkumpul bersama untuk menyetenggarakan Upacara Bendera tanggal 17 September 2020 yang kita pedngati sebagai Hart Perhubungan Nasional (HARHUBNAS). Hari Perhubungan Nasional memiliki manfaat yang mendalam bagi kita untuk melakukan instrospeksi atas pelaksanaan tugas disektor perhubungan.

Peringatan Harhubnas dimaknai sebagai momentum untuk merenungkan kemball apa yang telah kita kontribusikan untuk bangsa dan negara, dan berbagai peristiwa yang terjadi di sektor Perhubungan serta rnenyatukan persepsi dan tekad kita untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

Oleh karena itu, saya menyambut baik tema Hari Perhubungan Nasional Tahun 2020 ini yaitu ‘Wujudkan Asa, Majukan Indonesia”, sebagai sebuah cerminan bagaimana seluruh elemen Kementerian Perhubungan bersama seluruh stakeholder secara nyata membangun sinergi dan kolaborasi untuk mewujudkan harapan masyarakat Indonesia akan transportasi yang berkeselamatan, aman dan sehat yang dapat menunjang berbagal aktivitas d1 berbagal sektor, dalam upaya untuk menuju Indonesia Maju, yang adil dan makmur.


Ucapan duka saya sampaikan kepada keluarga besar Almarhum Saudara Jafriadi yang wafat ditengah usaha dalam membangun Bandar Udara Baru di Toraja, untuk mendukung industri pariwisata Indonesia. Semoga amal |badahnya diterima di sisi Allah SWT dan bagi keluarga yang ditinggalkan diberikan kesabaran. Semangat dan kerja almarhum dapat menjadlkan contoh dan tauladan bagi kita semua Insan Perhubungan.

Segenap Insan Perhubungan yang saya banggakan, Sektor perhubungan adalah sektor yang dibutuhkan oleh sektor-sektor yang lain. Sektor perdagangan, pendidikan, industri, UKM hingga pariwisata semuanya membutuhkan mobilitas. Dan di situlah transportasi berperan mendukung aktivitas sektor lain. Artinya, transportasi memiliki peranan yang amat strategis dalam kehldupan berbangsa dan bernegara. Keberhasilan pembangunan sangat dipengaruhi oleh peranan transportasi sebagai urat nadi kehidupan.

Pernah kah anda bayangkan, jika transportasi tidak dikembangkan dengan berkelanjutan ? Bagaimana kondisi saudara-saudara kita di ujung timur Indonesia, jika tidak membuka akses dengan membangun bandara. Apa yang terjadi dengan anak-anak di perbatasan utara Indonesia jika mereka terisolasi tanpa ada transportasi darat yang dapat membuka akses pendidikan di daerah itu ? Bagaimana potensi wilayah di ujung barat Sumatera bisa dilihat oleh dunia, jika tidak ada kapal laut yang memberikan layanan bagi para wisatawan menuju ke sana Lalu bagaimana kebutuhan transportasi massal seperti kereta api jika tidak ada akses yang dapat menembus hutan belantara di berbagai pulau di Indonesia.

Maka sangat wajar jika kita harus selalu siap membangun dan melayani dalam berbagai kondisi. Sumber Daya Manusia Perhubungan dituntut memperkuat kemball komitmen dan dedikasi untuk bekerja keras yang nyata di sektor transportasi, karena hal ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan bangsa, dan memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Indonesia.


lnsan Perhubungan yang saya cintai dan banggakan, Seperti yang kita ketahui bersama bahwa saat ini kita sedang dalam kondisi pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) yang tidak hanya berimbas pada kondisi nasional tetapi juga kondisi dunia. Pandemi ini juga menjadl tantangan bagi kita di sektor transportasi yang sangat bersentuhan langsung dengan masyarakat. Kita harus dapat memberikan solusi cerdas dalam penyelenggaraan transportasi pada masa pandemi ini. Artinya, penyelenggaraan transportasi harus konsisten berpedoman pada protokol kesehatan yang ketat agar dapat secara efektif mencegah penyebaran covid-19.

Mari kita tunjukkan, Insan Transportasi ada di garda terdepan untuk memutus rantai penyebaran Covid 19, dengan memberikan teladan dalam memenuhi ketentuan. Semua sarana dan prasarana transportasi, harus dapat menjamin kesetamatan dan kesehatan masyrakat, memberikan rasa aman dan nyaman bagi semua pengguna transportasi.

Keluarya Besar Perhubungan sekalian yang saya cintai, Dalam rangka mnperingati Harhubnas Tahun 2020 ini, telah diselenggarakan beragam kegiatan dengan harapan dapat menumbuhkan rasa kebersamaan jiwa korsa dan sportivitas dalam kehidupan kita sehari - hari. Saya juga berpesan kepada panitia agar rangkaian kegiatan Harhubnas dilaksanakan secara sederhana, dengan tetap mematuhi protocol kesehatan, namun penuh arti. Yang paling utama, kegiatan harhubnas juga harus dapat menunjukkan empati lnsan Perhubungan pada situasi yang dalam keprihatinan akibat pandemi melalui kegiatan-kegiatan yang juga memberi manfaat bagi masyarakat, khususnya yang tengah dalam kesulitan.

Untuk itu pada kesempatan ini saya ingin menyampaikan terima kasih kepada Dirjen Perhubungan Udara, selaku Koordinator Pelaksana Harhubnas kali Ini, dan segenap Panitia Penyelenggara yang tergabung dari unit pemerintahan dan BUMN, serta berbagai instansi lainnya yang telah ikut berpartisipasi dalam mempedngati Harhubnas Tahm 2020.

Saya berharap peringatan Harhubnas dapat menjadi penyemangat kita untuk terus memberikan yang terbaik bagi bangsa dan negara. Selain itu juga menjadi wahana meningkatkan prestasi. memperkokoh rasa persatuan, persaudaraan. dan kekeluargaan segenap insan Perhubungan di manapun berada.

Tetap bekerja penuh semangat, dengan selalu waspada dan penuh kehati-hatian. Mari kita terus produktif dengan tetap aman dari penularan Covid 19. Kuncinya dengan menerapkan protocol kesehatan secara disiplin, gunakan masker, jaga jarak, jauhi kerumunan dan selalu mencuci tangan dengan sabun. Aksi yang sederhana ini akan jadi sangat berat untuk menjaga kita semua.

Demikianlah beberapa pesan dan harapan yang perlu saya sampaikan pada kesempatan yang baik ini. Dengan bekerja keras dilandasi semangat pengabdian yang ikhlas serta senantiasa memohon petunjuk dan bimbingan Allah SWT, lnsya Allah, kita akan dapat mewujudkan semboyan Perhubungan yaitu 'Wahana Manghayu Warga Pertiwi", yang artinya Perhubungan adalah wahana untuk menyejahterakan bangsa dan negara. Semoga Tuhan Yang Maha Kuasa memberikan bimbingan dan pedindungan kepada kita semua dalam menunaikan tugas pengabdian kepada bangsa dan negara".

Usai upacara dilanjutkan dengan ramah tamah dan anjangsana ke panti asuhan sayap kasih, tomohon.


"Kita ingin berbagi kasih bersama saudara - saudara kita,"katanya.(lipsus)

 

Peringati HARHUBNAS. Renhard : Mari Kita Gairahkan Kembali Kondisi Transportasi Yang Sempat Lesu

Jurnal Manado - Kepala Balai Perhubungan Transportasi Darat (BPTD) Wilayah XXII Sulut, Renhard Ronald, SSI, TMT, mengatakan bahwa peringatan Hari Perhubungan Nasional ini memiliki makna yang mendalam untuk sejenak melakukan instropeksi serta refleksi diri terhadap hasil-hasil pembangunan dan pelaksanaan tugas di sektor perhubungan yang telah dilaksanakan.

Menurutnya, ini momentum yang tepat untuk meningkatkan kembali pelayanan transportasi kepada masyarakat, yang diharapkan dapat membangkitkan kembali perekonomian masyarakat, serta memajukan Indonesia. Oleh karena itu tepatlah kiranya tema Hari Perhubungan Nasional Tahun 2020 ini yaitu “Wujudkan Asa, Majukan Indonesia”.


Kita selaku Insan Perhubungan dituntut untuk menggairahkan kembali kondisi transportasi yang sempat lesuh akibat pandemi Covid-19, yang berdampak terhadap penurunan aspek perekonomian serta berpengaruh terhadap sendi-sendi kehidupan berbangsa dan bernegara. Namun sebagai Insan Perhubungan kita tidak boleh berdiam diri saja, kita harus bangkit dengan menerapkan adaptasi kebiasaan baru di sektor transportasi guna mewujudkan asa dan memajukan Indonesia.

"Bapak Menteri Perhubungan Republik Indonesia Bapak Ir. Budi Karya Sumadi, tidak jemu –jemunya berpesan kepada kita untuk selalu melakukan 3 M yang berarti Memakai masker, Mencuci tangan dengan sabun dan Menjaga jarak. Untuk itu setiap Insan Perhubungan harus dapat menjadi contoh dalam menerapkan pesan 3 M dari Bapak Menteri Perhubungan ini di tengah -tengah masyarakat, khususnya pada simpul-simpul transportasi seperti di terminal, pelabuhan, bandara, dan stasiun serta pada sarana transportasi umum baik darat, laut, udara, maupun kereta api," ucap Renhard.

Bangsa Indonesia memiliki harapan yang besar untuk dapat bangkit kembali, begitu pula Kementerian Perhubungan memiliki semangat dan komitmen yang tinggi, dengan melakukan percepatan - percepatan di sektor transportasi, dan menyediakan pelayanan transportasi yang lancar, aman, nyaman, selamat, dan sehat, serta melakukan perubahan – perubahan terhadap regulasi guna dapat memasuki masaadaptasi kebiasaan baru (new normal).

Renhard menjelaskan, Logo Harhubnas 2020 saat ini mengambil filosofi dari simpul tali yang mengikat kuat keberagaman dan simbol hati yang berarti kecintaan terhadap bangsa.

Transportasi, dimana masyarakat Indonesia dengan keberagaman yang ada dapat bersatu, membangun sinergitas antara pemerintah dan masyarakat agar tercipta persahabatan, cinta, hubungan, dan kesatuan, yang walaupun kita masyarakat  Indonesia beranekaragam suku, budaya, dan agama, tetap bisa harmonis.

Dan transportasi nasional sendiri membentuk harmonisasi antar matra seperti arti yang terkandung dari unsur logo Perhubungan dimana Roda bergigi berarti matra Perhubungan Darat, Jangkar berarti matra Perhubungan Laut, Burung Garuda berarti matra Perhubungan Udara, dan bulatan bumi berarti lingkup pelayanan jasa Perhubungan yang bersifat global.

Selain itu juga Renhard mengatakan bahwa masih dalam rangka Harhubnas maka BPTD Wilayah XXII Sulut menggelar sejumlah lomba diantaranya, lomba vokal dan mural.


"Lomba mural ke 2 ini telah di buka sejak tanggal 14 september di terminal tangkoko yang mengangkat tema "Dengan Menggunakan Transportasi Umum Kita Wujudkan Asa dan Majukan  Indonesia". Ada 24 seniman bertambah 10 kelompok seniman dari lomba mural pertama. Selain itu ada lomba vokal secara virtual jadi lagu bebas, nanti dipuncak acara tanggal 29 september akan diumumkan pemenangnya,"pungkas orang nomor satu di BPTD ini.(lipsus)

Diberdayakan oleh Blogger.