Iklan

23 November 2020, 22:07 WIB
Last Updated 2021-01-21T13:14:16Z
Politik

Sandra Rondonuwu Curhat Ke Pjs Gubernur. Terkait Keberadaan Mahasiswa IPDN Asal Sulut


JurnalManado - Anggota Dewan perwakilan rakyat daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) Sandra Rondonuwu disela-sela rapat paripurna penetapan rancangan peraturan daerah (ranperda) APBD Tahun 2021 Menyampaikan bahwa pada beberapa waktu yang lalu sempat dikunjungi oleh 6 orang tua dari Praja IPDN asal Sulawesi Utara IPDN Jatinangor.


Dalam pertemuan tersebut, maksud saya yang sekarang ini mengalami masalah karena mereka dikeluarkan dari Institut tersebut dan kemarin orang tua juga bersama dengan anak-anak mahasiswa tersebut atau Praja tersebut sudah bertemu dengan Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Utara tetapi kenapa saya harus menyampaikan pada sidang yang terhormat ini karena bagi saya, mereka adalah anak-anak Sulawesi Utara ada 6 orang berasal dari kepulauan Sangihe berasal dari Bolaang Mongondow dan berasal dari Minahasa yang secara kronologis Sudah mereka ceritakan semua sehingga bagi mereka meminta supaya baik wakil rakyat maupun Pemerintah Sulawesi Utara (Sulut) dapat memfasilitasi mereka.


Karena ke 6 mahasiswa IPDN dianggap keputusan yang dilakukan oleh rektor IPDN dapat ditinjau kembali di mana mereka berharap bahwa mereka boleh mendapatkan keadilan karena dari kronologis yang mereka ceritakan walaupun masih dari pihak mereka kami menilai bahwa anak-anak ini perlu mendapat pembelaan dari kita sebagai wakil rakyat dan Pemerintah Sulawesi Utara.


"Sebagai wakil rakyat saya berharap Pjs gubernur adalah kepala Badan penelitian dan pengembangan Kemendagri maka saya dan kami semua berharap kiranya bapak berkenan untuk dapat Menindaklanjuti persoalan yang sementara dihadapi oleh anak-anak kami yang berasal dari Sulawesi Utara,"tegas legislator Sulut kepada JurnalManado.com Selasa (24/11/2020).


politisi PDIP itu sembari menambahkan,dari mereka yang diberhentikan tersebut sebenarnya ada yang tidak terlibat oleh karena itu, sekali lagi kami bermohon dengan penuh kerendahan hati biarlah kiranya masalah ini akan dapat diselesaikan dengan cepat. (tino)