Jeiry Sumampouw dan Ferry Liando bicara Kerawanan di TPS.


JurnalManado- Badan pengawasan pemilu (Bawaslu) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) Senin (7/12/2020) menggelar media gathering.


Media gathering mengambil topik Publikasi kerawanan TPS ,Publikasi indeks kerawanan, pemilu dan data Canvasing Pengawasan Pilkada Serentak Tahun 2020 di Provinsi Sulawesi Utara (Sulut).


Dua pembicara handal sekaligus pengamat kepemiliuan Jeiry Sumampouw dan Doktor Ferry Liando, memberikan point-point indikasi akan terjadi kerawan dalam TPS sehingga indeks kerawanan pemilu (IKP) di Sulut rangking l sebesar 87,5.


Menurut kedua pembicara ada sejumlah point bisa membuat terjadi kerawanan di TPS pada pilkada 9 Desember mendatang.


Pertama politik uang, daerah yang lokasi  geografis yang agak sulit, Daerah berada di zona merah sehingga membuat orang takut datang ke lokasi,APD kurang harus memakai APD standart lll,terlalu banyak penyelenggara yang terdampak covid 19, mobilsasi masa,lokasi TPS yang susah signal. 


Hal-hal ini akan membuat kerawan dalam TPS sehingga perlu ada kerja sama yang baik antara masyarakat serta penyelenggara untuk sama-sama mengantisipasi kerawan ini.(tino)

Diberdayakan oleh Blogger.