Iklan

2 Februari 2021, 18:31 WIB
Last Updated 2021-02-03T02:31:20Z
Bitung

Antisipasi Cuaca Ekstrim Serta Upaya Penanganan dan Pencegahan Covid-19 Pemkot Gelar Rakor Bersama TNI/Polri


Jurnal Bitung, Komandan Kodim 1310/Bitung Letkol Inf Benny Lesmana, S.E., M.Han., hadiri Rapat Koordinasi antisipasi bencana akibat cuaca ekstrim serta upaya pencegahan dan penanganan Covid-19 di wilayah Kota Bitung, dilaksanakan di Balai Pertemuan Umum (BPU) Kantor Walikota Bitung Jl. Sam Ratulangi Kel. Bitung Barat Satu Kec. Maesa Kota Bitung, (1/2/2021).


Rapat Koordinasi antisipasi bencana akibat cuaca ekstrim serta upaya pencegahan dan penanganan Covid-19 dipimpin Walikota Bitung Maximilliam J Lomban, SE., M.Si., yang dihadiri kurang lebih 30 orang.


Dikatakan Walikota Bitung, belum efektif Jawa/Bali dalam penanganan covid-19, karena masih terdapat banyak kerumunan, serta masyarakat banyak tidak mau tahu dan banyak yang tidak memakai masker baik di pasar maupun tempat-tempat umum lainnya. 


Kami mengapresiasi TNI dan Polri karena di tempat kita sudah super aktif, maka perlu diantisipasi seperti tempat hiburan malam (Pub) banyak orang dari luar yang datang.


"Banyak orang dari luar yang datang ke wilayah Kota Bitung memang sangat membantu dalam perkembangan ekonomi namun banyak diantaranya tidak mematuhi protokol kesehatan," ujar Walikota. 


Ia menyebutkan, Melibatkan perangkat kelurahan memang lebih efektif ditambah Babinsa dan Bhabinkamtibmas, karena merekalah yang lebih mengetahui pasti keadaan di wilayah, agar tidak ada kerumunan. 

"Camat dan Lurah segera libatkan semua perangkatnya karena masih banyak tempat terlihat masih terjadi kerumunan, oleh sebab itu lakukan sosialisasi secara terus menerus dan jangan bosan-bosan menyampaikan hal yang baik guna mencegah peyebaran covid-19," tegasnya. 


Terkait dengan penanganan bencana rencana kita akan membuat posko di lapangan dan kita akan berkoordinasi dengan BPBD. Walapun sudah tidak masuk musim penghujan tapi mari kita antisipasi sewaktu-waktu terjadi bencana dan lebih efektif lagi jika kita buat posko di setiap kecamatan. 


Terkendala pada musim penghujan sering terjadi banjir pasir, sehingga ini yang harus kita pecahkan bersama melalui dinas PU, Perkim dan BPBD agar dapat berkerjasama. 


"Saluran-saluran air yang harus kita bersihkan karena jika hujan bukan hanya air saja yang ada pada saluran namun disertai juga dengan pasir bahkan keluar ke jalan," sebutnya.


Pada kesempatan itu juga, Kadis Kesehatan diwakili Sekretaris Kesehatan dr. Calvin Wuisan menuturkan, Permasalahan saat ini adalah tidak adanya kemauan dari masyarakat terkait prokes walau sudah dilakukan sosialisasi. 


Vaksin yang sudah ada sebanyak 2700 Vial dan rencana hari ini kami akan melaksanakan pencanangan Vaksinasi sebanyak 10 orang. Rencana untuk Nakes akan dilaksanakan besok hari tanggal 2 Februari 2021 di Puskesmas masing-masing di Kota Bitung yang sudah di tentukan di 10 titik. 


"Target kita dalam setiap hari sebanyak 10 orang di setiap 10 titik jadi setiap hati 100 orang di Vaksin dan diharapkan untuk 1.309 dapat tercapai. Berkaitan dengan Vaksin, mempunyai batas umur yaitu mulai dari usia 18 s.d 59 tahun," jelas dr. Calvin.


Dandim 1310/Bitung Letkol Inf Benny Lesmana, S.E., M.Han., memberikan penyampaiannya tentang Penanganan Covid-19 dan penanganan bencana. Yang menurutnya, pencegahan Covid-19 sudah kami lakukan setiap hari lewat operasi penegakan disiplin protokol kesehatan di berbagai tempat diantaranya, terminal, pasar, pelabuhan, pertokoan dan lain-lain.


Walaupun kami melaksanakan penegakan disiplin mandiri dan berdiri sendiri, kalau dilihat kondisi seperti ini terus menerus, tidak menutup kemungkinan Kota Bitung saat ini zona orange akan berubah karena masih banyak yang tidak memakai masker. 


"Pemikiran masyarakat saat ini berharap dengan adanya Vaksin sehingga banyak yang sudah tidak mematuhi protokol kesehatan, untuk itu pemerintah wajib mensosialisasikan hal tersebut," ungkap Dandim. 


Soal Penanganan bencana, Dandim mengatakan, Kalau kita melihat bencana yang ada memang BPBD yang lebih tahu, namu kita harus mengantisipasi kejadian yang di Majene terjadi di tempat kita. Oleh sebab itu lebih utama kita melatih masyarakat untuk mengantisipasi bencana. 


"Kita programkan latihan penangulangan bencana secara integratif di tempat yang kemungkinan akan terjadi, setidaknya kita sudah memberikan sosialisasi kepada masyarakat sehingga jika terjadi bencana, masyarakat sudah terlatih dan tau apa tindakan yang akan dilakukan," tandasnya. 


Penyampaian Kapolres Bitung AKBP FX Winardi Prabowo, SIK., bahwa bencana non alam sudah tentu covid-19. Polres Bitung selalu konsisten bahkan setiap hati saya tekankan ke setiap Polsek-Polsek untuk melakukan operasi yustisi. 


"Di wilayah kita merupakan zona orange dan tidak menutup kemungkinan akan berubah jika akan bertambah terus menerus. Di Bitung sendiri pengamatan kami masih kendor karena masih banyak tempat hiburan malam maupun tempat umum yang masih banyak buka walau sidah larut malam," ujar Kapolres Bitung. 


Jadi, tambahnya, Apa yang sudah disampaikan Pak Dandim sama dengan kami dan kami juga sudah membuat program dalam rangka mengatisipasi bencana. 


"Pembuatan talut di pinggiran sungai yang ada di Kelurahan Girian Bawah yang sering terjadi banjir, adalah salah satu langka penanganan bencana," tutupnya. 


Adapun kesimpulan rapat koordinasi tersebut, antara lain, akan membuat surat edaran dalam rangka pencegahan covid-19 dengan membatasi waktu sampai pada Pukul 21.00 Wita, Mengaktifkan kembali operasi yustisi yang melibatkan Babinsa dan Bhabinkamtibmas, Membuat posko bencana serta posko covid di tingkat kelurahan dan nantinya akan diperlombakan di 69 kelurahan. Selanjutnya melakukan simulasi mitigasi bencana dan akan di programkan kembali sehingga terkoordinir dan terintegrasi. Hadir dalam Rakor, Kapolres Bitung AKBP FX Winardi Prabowo, SIK bersama 2 orang perwira dari Polres Bitung, Dandim 1310/Bitung Letkol Inf Benny Lesmana, SE., M.Han., bersama 1 orang perwira, Sekretaris Kota Bitung DR. Audy Pangemanan, Danyonmarhalan VIII Bitung diwakili Letda Mar Monang Manurung, Kepala Satpol PP Bitung Herry Benyamin, SH., Para Kepala Dinas terkait Pemkot Bitung serta Para Camat se-Kota Bitung. (Tam)