Iklan

9 Februari 2021, 21:35 WIB
Last Updated 2021-02-10T05:35:45Z
MinselUtama

Wongkar : Mitra Kerja Pemerintah dan Rakyat Adalah Pers

 Wongkar: Mitra Kerja Pemerintah dan Rakyat adalah Pers//jd

Pejabat dan mantan wartawan bangga dengan Pers. Di Hari Pers Nasional (HPN) tahun 2021, Pers diharapkan mampu menunjukkan fungsi pers itu sendiri. Nampak sejumlah pejabat eksekutif dan legislatif dekat dengan para insan pers

AMURANG- 9 Februari merupakan Hari Pers Nasional (HPN). Peran pers merupakan alat kontrol sosial .  "Selamat Hari Pers Nasional," ucap Bupati Terpilih Franky D Wongkar, kemarin. 

Menurutnya, pers memiliki andil dalam pembangunan bahkan sumber daya manusia. Mengapa demikian? Karena pers diatur oleh undang-undang untuk menyampaikan sesuatu. "Kebebasan pers itu sangat tinggi. Pers bisa merubah sesuatu yang kurang baik menjadi baik. Karena pers adalah wadah yang sangat baik untuk menyampaikan maksud dan tujuan kepada masyarakat," tutur Wongkar lagi.

Bahkan Wongkar mengaku senang sebab bisa menjadi kawan, sahabat bahkan mitra kerja dengan pers. "Kami siap untuk dikritik dalam menjalankan roda pemerintahan oleh pers. Karena pers adalah pilar ke 4 demokrasi Indonesia. Sekali lagi Selamat hari Pers Nasional," ungkapnya.

Ucapan sama disampaikan Wakil Bupati Minsel Stefanus Lumowa. Menurutnya, pers sangat penting sebagai mitra kerja legislatif. Sebab pers bisa menyampaikan aspirasi masyarakat secara cepat. "Karena sering kali ada banyak aspirasi yang belum sampai di lembaga dewan namun di kalangan pers sudah sampai. Selamat Hari Pers Nasional," ungkap Lumowa. 

Makanya di HPN tahun 2021 ini Lumia berharap, pers di Minsel khususnya bahkan Sulut dan Indonesia pada umumnya, mampu menjalankan tugas dan fungsi pers sebagai mana telah diatur dalam UU Pers. "Salut dan bangga dengan pers, karena pers bisa berkarya juga untuk daerah," tuturnya. 

Hal lain juga disampaikan mantan Kabag Humas Minsel Ferry Lengkong. Menurutnya, pers memiliki tugas mulia. "Jadilah pers dengan membawa tugas mulia, kritis, cerdas, profesional, berimbang. Terus jadilah pilar ke 4 demokrasi pers Indonesia," ucapnya penuh harap. 

Senada juga dikatakan mantan junalis Novel Najoan. Menurutnya, di HPN ini pers mempunya bukti nyata. Karena Pers Berintegritas, Pers Profesional, Pers Berintelektual, Pers Berkualitas, Pers Berimbang (Cover Both Side). Dan Pers Jujur serta Bertanggung-Jawab. Karena juga Pers Rasional  Bukan Emosional. Pers Mengabarkan Fakta Bukan Opini Dan Asumsi. Pers Pejuang Moral. 

"Tapi Pers juga manusia, bukan malaikat. Tak selalu benar, tak selalu  salah," ucap Najoan mantan wartawan Manado Post ini. (tha)