Iklan

February 29, 2024, 03:05 WIB
Last Updated 2024-02-29T11:05:04Z
PemerintahanUtama

Buka Rakor DP3A, Wagub Ingin Puspa Tunjukkan Eksistensi Dalam Menjalankan Tugas


Jurnal Manado - Wakil Gubernur (Wagub) Sulawesi Utara Drs Steven Kandouw membuka kegiatan Rakor Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak oleh DP3A Provinsi Sulut skaligus mengukuhkan Forum Partisipasi Publik Untuk Kesejahteraan Perempuan dan Anak (PUSPA) Sulut, di Grand Whiz Hotel, Kamis (29/2/2024). 

Dalam sambutannya Wagub mengatakan, Sulawesi Utara telah ditetapkan sebagai Provinsi Layak Anak oleh Pemerintah Pusat. Meski begitu dia meminta agar penghargaan tersebut tidak membuat semua pihak terkait berpuas diri.

“Ini harus kita jaga terus agar Sulawesi Utara tetap menjadi Provinsi Layak Anak” terang Wagub. 

Wagub mengingatkan, pembangunan infrastruktur penting tapi peningkatan sumber daya manusia jauh lebih penting. Perlu ada perubahan mindset masyarakat untuk selalu melindungi anak serta mengedepankan pendidikan dan gizi anak. Termasuk di dalamnya terus berupaya mengatasi masalah stunting.

Wagub Kandouw kemudian mengingatkan pentingnya kesadaran orang tua terkait pendidikan anak. Minimal lulus SMA/SMK.

Sementara untuk pemberdayaan perempuan, Sulawesi Utara bisa dibilang baik atau di atas rata-rata nasional.

Kesetaraan gender juga menjadi salah satu perhatian Gubernur Olly Dondokambey dan Wakil Gubernur Steven Kandouw. Terbukti di masa pemerintahan OD-SK, sebanyak 30 persen perempuan memegang jabatan kepala SKPD. “Kalau perlu kedepan jadi 60 persen,”tegasnya.

Wagub juga menyambut baik pembentukan Forum Partisipasi Publik Untuk Kesejahteraan Perempuan dan Anak (PUSPA) Sulut. Ia berharap PUSPA dapat menunjukkan eksistensi dalam menjalankan tugas dan peran terkait perempuan dan anak.

Keterlibatan masyarakat harus mutlak ada dalam kebijakan-kebijakan Pemerintah termasuk dalam pemberdayaan perempuan dan anak,” ujarnya.

“Cari tahu apa yang menjadi keinginan dan harapan masyarakat agar supaya kebijakan kita betul-betul melibatkan masyarakat,” pungkasnya. (ramsan)