JurnalManado - Rapat Paripurna Dewan perwakilan rakyat daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi -Utara (Sulut) dalam rangka Penyampaian Laporan Kinerja Alat Kelengkapan DPRD dan Laporan Reses Masa Persidangan Pertama Tahun 2025,
sekaligus membuka lembaran baru Masa
Persidangan Kedua untuk Tahun 2026.
Rapat dipimpinan Ketua Dewan Sulut dokter Fransiscus Andi Silangen, didampongi Wakil Ketua Royke A Anter dan Stella Runtuwene itu dihadiri Wakil Gubernur Sulut Dr J Victor Mailangkay SH MH.
Dalam sambutanyya, Wagub membacakan sambutan Gubernur Sulut. Dalam sambutan dibacakan Wagub sepertu dalam siklus kerja kita, yakni Penyampaian Laporan Kinerja Alat Kelengkapan DPRD dan Laporan Reses Masa Persidangan Pertama Tahun 2025,
sekaligus membuka lembaran baru Masa
Persidangan Kedua untuk Tahun 2026.
Sehubungan dengan itu, atas nama
Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, Saya menyampaikan ucapan terima kasih
dan apresiasi setinggi-tingginya kepada
Pimpinan dan segenap Anggota DPRD
Provinsi Sulawesi Utara. Dedikasi
dan kerja keras yang saudara-saudara
tunjukkan dalam mengawal aspirasi
rakyat merupakan pilar utama dalam
keberhasilan pembangunan daerah yang
kita cintai ini.
Baru ini, hati kita saat ini juga sedang
diselimuti oleh awan mendung kesedihan. Melalui kesempatan yang khidmat ini, Saya ingin menyampaikan dukacita yang
sedalam-dalamnya sekaligus rasa
empati atas bencana alam banjir bandang yang menimpa saudara-saudara kita di
Siau Timur, Kabupaten Kepulauan
SITARO. Musibah ini telah menyebabkan
jatuhnya korban jiwa, adanya warga yang
masih dinyatakan hilang, serta banyaknya masyarakat yang terdampak, baik secara
ekonomi dan psikologis.
Saya mengajak kita semua yang hadir
disini untuk sejenak mendoakan para
korban dan keluarga yang ditinggalkan
agar diberikan kekuatan serta ketabahan. Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara terus
berupaya maksimal. Kami terus bersinergi dengan pemerintah kabupaten dan
seluruh elemen terkait, untuk memastikan langkah-langkah penanganan daruratpencarian korban, serta pemulihan pascabencana berjalan dengan cepat dan tepat.
Hadirin sekalian yang Saya hormati,
Mencermati esensi dan substansi
dari agenda paripurna kita pada hari
ini, Pemerintah Provinsi menaruh rasa
bangga yang luar biasa atas kinerja
DPRD Provinsi Sulawesi Utara selama
ini. Fungsi legislasi, anggaran, dan
pengawasan yang saudara-saudara
jalankan bukan sekadar tugas rutin,
melainkan sebuah instrumen akselerasi
untuk mewujudkan visi besar kita bersama, yaitu: Menuju Sulawesi Utara Maju, Sejahtera, dan Berkelanjutan.
Laporan kinerja alat kelengkapan
dan laporan reses yang disampaikan
hari ini bukan hanya tumpukan
dokumen administratif. Di dalamnya
terkandung denyut nadi harapan rakyat.
Aspirasi yang saudara-saudara jemput
langsung dari konstituen di lapanganadalah bahan baku utama dalam merumuskan kebijakan publik yang tepat
sasaran. Kita semua sadari, aspirasi
rakyat adalah kompas pembangunan
kita.
Saya menaruh harapan besar terhadap
laporan-laporan tersebut agar dapat kita
tindak lanjuti bersama dengan penuh
tanggung jawab. Kita harus terus
memantapkan komitmen dan prinsip
bahwa setiap rupiah anggaran dan setiap
butir regulasi yang kita lahirkan harus
sepenuhnya berorientasi pada kemajuan
dan kesejahteraan masyarakat. Kita harus terus seirama-selangkah, seiya-sekata,
dan tetap bergandengan tangan
dalam harmoni semangat bekerja demi
kesejahteraan masyarakat Sulawesi UtaraHadirin yang Saya hormati,
Perlu Saya tegaskan kembali
bahwasanya arah pembangunan Sulut
di tahun 2026 telah kita gariskan dengan
sangat jelas, yaitu: Penguatan Sumber Daya Manusia, Agrobisnis, dan
Pariwisata yang Didukung oleh Regulasi
dan Inovasi.
Kita menyadari bahwa di era
globalisasi yang penuh ketidakpastian ini, investasi terbesar kita bukan hanya pada
infrastruktur fisik, melainkan pada kualitas SDM yang unggul. Kita juga harus mampu mengoptimalkan potensi agrobisnis dan
pariwisata sebagai lokomotif ekonomi
daerah, yang tentunya harus dipayungi
oleh regulasi yang adaptif serta didorong
oleh semangat inovasi yang tiada henti.
Kiranya fokus ini dapat menjadi pemandu bagi kita semua dalam menyusun programprogram kerja pada masa persidangan yang baru ini.
Mari kita jadikan tahun lalu sebagai
batu loncatan, bahan evaluasi,
sekaligus cerminan agar performa kita di
tahun 2026 menjadi jauh lebih baik lagi. Karena itu, Saya mengajak kita semua
untuk tidak hanya bekerja "biasa-biasa saja". Kita harus bekerja keras, bekerja
tulus, dan bekerja cerdas, demi
menorehkan tinta emas pada setiap
aspek pembangunan yang kita kerjakan. (tino)
