Iklan

January 29, 2026, 04:23 WIB
Last Updated 2026-01-29T12:23:03Z
MitraUtama

Kadis LH Kabupaten Mitra Arnold Mokosolang : Solusi Koperasi bagi WPR Segera Diwujudkan


Jurnal,Mitra - Kepala Dinas (Kadis) Lingkungan Hidup (LH) Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra) Arnold Mokosolang memberikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Utara (Sulut) yang melaksanakan Sosialisasi Mengarap Potensi sumber daya alam dan mineral secara bertanggungjawab dan berwawasan lingkungan oleh Satuan Tugas (Satgas) Lingkungan Hidup di Ratatotok, kamis 29/1/26.


"Saya tentunya sangat apresiasi kegiatan yang dilakukan di Kabupaten Mitra, Kegiatan Seminar dan Sosialisasi Mengarap Potensi sumber daya alam dan mineral secara bertanggungjawab dan berwawasan lingkungan," ungkap Kadis Arnold Mokosolang yang di berikan kesempatan menyampaikan materi.


Kadis LH Kabupaten Mitra menyampaikan materi mengantikan Pemateri dari Dinas LH Pemprov yang batal hadir. "Terimakasih kesempatan yang diberikan, saya akan sosialisasikan bahwa di Kabupaten Mitra memiliki potensi sumber daya alam yaitu emas serta batuan logam. Bagaimana Kita memberdayakan dan mengelola potensi ini agar tidak saling merugikan satu sama lainnya supaya saling dimenguntungkan, rakyat diuntungkan sehingga Pemerintah bertanggungjawab," terang Arnold kepada Peserta.


Dirinya menjelaskan Persoalan-persoalan yang ada di Kabupaten Mitra yang menjadi pengawasan Dinas LH seperti Limbah B3, Pemanfaatan Lokasi serta besaran lahan. "Bagaimana penambang melakukan pertambangan yang baik, itu persoalan PETI, tapi kami tidak menyalahkan satu sama yang lain. Kemudian persoalan konflik lahan dan konflik sosial, karena ini PETI berkepanjangan tidak melakukan upaya penambangan yang benar-benar sesuai ketentuan, sehingga kami mengarahkan mereka supaya mengurus ijin," Jelas Kadis Arnold.


Untuk itu Kadis mengaku bahwa Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR) melalui Koperasi sangat disetujui Pemerintah Daerah. "Ini sangat kami dukung, sesuai arahan dan petunjuk Bupati Ronald Kandoli untuk mendukung Program Koperasi dan fasilitasi bagi penambang dengan baik, karena ini merupakan solusi dan jalan terbaik bagi penambang-penambang rakyat yang nota bene selama ini dengan alasan perut untuk sesuap nasi untuk cari nafkah demi keluarga secara sosial pemerintah jangan biarkan rakyat namun begitu kita carikan solusinya bagi Mereka. Solusi Koperasi bagi WPR segera diwujudkan," ucapnya.


Oleh karena itu kami juga memintakan agar warga masyarakat yang ada di lingkar tambang Minahasa Tenggara diberdayakan. "Jangan sampai adanya WPR dan pekerjanya bukan orang Minahasa Tenggara. Jangan sampai warga lingkar tambang Minahasa Tenggara jadi penonton, Warga Mitra harus diberdayakan," pungkas Kadis Arnold Mokosolang.(hak)