Jurnal Manado - Suasana Terminal Terpadu Malalayang pada Rabu (18/3/2026) siang terasa berbeda. Di tengah hiruk-pikuk pemudik yang bersiap pulang kampung menjelang Lebaran 1447 H, hadir sosok Gubernur Sulawesi Utara, Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, SE. Bukan sekadar seremonial, kehadiran purnawirawan jenderal bintang dua ini membawa pesan kuat tentang kepedulian dan keselamatan.
Gubernur Yulius terlihat membaur, menyisir area terminal hingga naik ke dalam bus-bus AKAP dan AKDP yang terparkir rapi. Dengan teliti, ia memastikan setiap armada telah melewati ram check atau uji kelaikan jalan. Baginya, memastikan bus dalam kondisi prima bukan sekadar prosedur administratif, melainkan janji pemerintah untuk menjaga nyawa rakyatnya.
"Fokus kita satu yakni keselamatan masyarakat di atas segalanya. Kehadiran kami di sini untuk memastikan semua instrumen, dari armada sampai petugas, benar-benar dalam kondisi 'siap tempur' melayani warga," tegas Gubernur.
Momen hangat tercipta saat Gubernur berbincang langsung dengan para sopir dan kru bus. Sambil menepuk bahu salah satu pengemudi, ia menitipkan pesan yang menyentuh.
"Saya titipkan keselamatan warga kita di tangan bapak-bapak sekalian. Jangan mengejar waktu, jangan memaksakan diri kalau lelah. Yang penting semua sampai dengan selamat dan bisa merayakan hari kemenangan bersama keluarga," pesannya tulus.
Lonjakan Pemudik dan Kesiapan Petugas
Tahun ini, antusiasme warga untuk pulang kampung memang luar biasa. Kepala Terminal Tipe A Malalayang, Bram Takumansang, mengungkapkan adanya lonjakan pemudik hingga 55 persen dibanding tahun lalu. Destinasi menuju Palu dan Gorontalo menjadi yang paling padat.
"Saat ini ada 47 bus yang beroperasi melayani rute AKAP seperti ke Palu, Makassar, dan Gorontalo, serta rute AKDP ke wilayah Bolmong Raya. Puncak arus mudik sendiri sudah terjadi pada 16 Maret kemarin," jelas Bram.
Meski arus penumpang sangat padat, terutama pada jam-jam sibuk di pagi dan sore hari, sinergi antara TNI/Polri, Dinas Perhubungan, dan pengelola terminal tetap solid. Keberadaan posko terpadu dan fasilitas kesehatan di area terminal pun mendapat apresiasi dari Gubernur sebagai bentuk pelayanan prima bagi masyarakat.
Kepala BPTD Kelas 2 Sulut, Alexander Hilmi Perdana, menjamin bahwa seluruh bus yang berangkat telah melalui pemeriksaan ketat. Dengan pengawasan langsung dari orang nomor satu di Sulawesi Utara ini, diharapkan perjalanan mudik tahun ini tidak hanya menjadi rutinitas tahunan, tetapi menjadi perjalanan yang aman, nyaman, dan penuh sukacita bagi seluruh warga.
(postman)
