Iklan

March 12, 2026, 11:44 WIB
Last Updated 2026-03-12T18:44:24Z
Mitra

Tingkatkan Derajat Kesehatan Masyarakat Yang lebih Baik, Kelurahan Lowu Satu Terima Piagam Penghargaan dan Deklarasi 5 Pilar STBM


Jurnal,Mitra - Pemerintah Kelurahan Lowu Satu Kecamatan Ratahan Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra) terus buktikan Komitmen dalam menyelenggarakan 5 Pilar STMB (Sanitasi Total Berbasis Masyarakat) sehingga dapat Mendeklarasikan dan Menerima piagam penghargaan atas capaiannya.


Kegiatan Deklarasi 5 Pilar STBM tersebut dihadiri oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mitra Tommy Soleman, Camat Ratahan Arce Kalalo, Kepala Puskesmas Ratahan, Lurah Lowu Satu Meylin Sahensolar beserta Jajaran serta Kader Kesehatan Kalurahan Lowu Satu.


Lurah Lowu Satu Meylin Sahensolar dalam sambutannya menjelaskan mengenai pentingnya STBM dan juga keterkaitannya dengan kesehatan masyarakat, perlu adanya perubahan kebiasaan didalam masyarakat. "Pemerintahan telah mengupayakan STBM ini dapat terwujud dengan berbagai pendekatan sosial melalui kader-kader dan puskesmas. Penyelenggaraan 5 Pilar STBM untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat yang lebih baik," jelasnya.


Deklarasi 5 Pilar STBM diucapkan dengan bersama-sama oleh Lurah, Perangkat Kalurahan beserta kader, dilanjutkan penandatanganan Deklarasi.


Adapun yang dimaksud dengan 5 Pilar STBM adalah Stop/berhenti buang air besar sembarangan, cuci tangan pakai sabun pada air mengalir, pengelolaan air minum dan makanan rumah tangga, pengelolaan sampah rumah tangga, dan pengelolaan limbah cair rumah tangga. 


Dengan adanya 5 pilar tersebut menjadi acuan untuk sosialisasi kepada masyarakat.


Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mitra Tommy Soleman mengatakan pentingnya edukasi dan sosialisasi dalam penyelenggaraan STBM. Lanjut disampaikan Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Adelin Antou bahwa Program 5 pilar STBM berjalan semestinya maka akan sangat memberikan dampak positif terhadap kehidupan masyarakat. “Jika masyarakat sehat maka tidak perlu ada biaya untuk berobat. Sehingga, biaya perobatan bisa digunakan untuk menunjang keperluan lainnya. Selain itu juga penerapan lima pilar STBM diharapkan dapat mengurangi angka kematian ibu dan anak, karena kematian ibu saat melahirkan tidak hanya karena proses persalinan saja, namun kondisi itu juga dipengaruhi oleh faktor kesehatan. Kami berharap dengan program STBM ini terus berkelanjutan dengan dilakukan monitoring dan evaluasi, jadi pada hari ini ada deklarasi itu bukan akhir atau puncak dari STBM, justru ini baru merupakan awal kita menerapkan perilaku masyarakat untuk higienis dan saniter," ungkap Kabid Adelin Antou.


Kapus Ratahan Elvia Solang menambahkan Hari ini menjadi moment bagi Kelurahan Lowu Satu dengan resmi menyatakan Deklarasi 5 Pilar Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM). "Perjalanan menuju sanitasi yang baik bukan hanya tanggung jawab pemerintah, melainkan komitmen bersama seluruh warga. Kelurahan Lowu Satu telah menunjukkan bahwa perubahan dimulai dari kesadaran dan kerja sama semua. Semoga langkah ini menjadi inspirasi dan motivasi bagi seluruh kelurahan dan desa lain yang belum mulai menjalankan STBM. Bersama kita ciptakan lingkungan yang sehat, bersih, dan layak huni untuk generasi mendatang," tambah Kapus yang didampingi Staf Puskesmas Ratahan Astri Tangel.(hak)