JurnalManado - Rapat dengat pendapat (RDP) Komisi lll Dinas Pekrjaan Umum Provinsi Sulawesi-Utara (Sulut). Dihadiri Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum. Dan diberikan kesempatan kepada Kepala Bidang (Kabid) Sumber Daya Air (SDA) lr Reinhard Wariki.
Dalam penjelasan Kepala Bidang (Kabid) Sumber Daya Air (SDA) menjelaskan untuk 12 pekerjaan daerah irigasi di Tahun anggatan 2026 telah dibagi untuk 12 wilayah irigasi, 7 wilayah daerah irigasi di Bolmong Raya dan 5 wilayah daerah irigasi di Minahasa. Dengan metode operasi pemeliaraan bertujuan untuk
Menjaga terpeliharanya sistim jaringan irigasi yang ada 12 wikayah daerah irigasi yang masuk kewenangan Provinsi.
Tujuannya kata Wariki begitu disapa mengatakan, agar supaya kebutuhan air untuk petani dalam rangka untuk peningkatan swasembada beras. Meskipun dana operasional terbatas.
Beeharap, Plpetani bisa menggunakan air dengan sebaik-baiknya jangan dibuang air tersebut, secara tidak beraturan.
"Untuk Tahun anggaran 2026 untuk biaya operasi pemeliharaan (OP) di Bolmong raya antara lain, wilayah daerah irigasi di Bolmong Raya: Pusion-Molong, Lolak, Ayong bolangat Maelang, Buko Tuntung Boltmong Utara (Boltara)
Irigasi Buyat dan Molikat-Sita.
"Kami telah menganggarkan 12 wilayah daerah irigasi di Sulut yang dibagi dua Wilayah Bolmong Raya ada 7 wikayah daerah irigasi lokasi dan di Kabupaten Minahasa 5 wilayah daerah irigasi . Semua lokasi masing-masing sudah ditetapkan anggarannya, di Tahun 2026," tegas Wariki dihadapan Komisi lll Dewan Sulut.
Dikethui RDP Komisi 3 dipimpin Yongkie Liemen dan Turut hadir dalam RDP, Sekretaris PU dan Kelapa Bidang (Kabid). (tino)
