Iklan

April 6, 2026, 23:33 WIB
Last Updated 2026-04-07T06:34:06Z
DinamikaManadoMinahasaPemerintahanUtama

Kunjungi Sulut, Wapres Gibran Didampingi Gubernur Yulius Selvanus Anjangsana ke Korban Gempa Hingga Gereja dan Minahasa


Jurnal Minahasa – Di bawah langit mendung Kabupaten Minahasa, sebuah pesan kuat tentang kehadiran negara tersampaikan melalui langkah kaki Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka, dan Gubernur Sulawesi Utara, Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, SE. 

Pada kunjungan kerja baru-baru ini, keduanya turun langsung menemui warga yang terdampak gempa bumi bermagnitudo 7,6 yang mengguncang Bumi Nyiur Melambai.

Kunjungan ini bukan sekadar seremoni kepemerintahan.

 Ini adalah instruksi langsung Presiden Prabowo Subianto: memastikan bahwa dalam setiap situasi darurat, rakyat tidak merasa sendirian.


Titik pertama yang menjadi fokus perhatian adalah Desa Tateli. Di sana, Wapres Gibran dan Gubernur Yulius mengunjungi kediaman almarhumah Deitje Lahia (69). 

Sosok ibu yang menjadi korban jiwa akibat runtuhnya bangunan di kawasan Gedung KONI Manado saat gempa terjadi.


Suasana haru menyelimuti pertemuan tersebut saat Wapres dan Gubernur menyampaikan santunan belasungkawa langsung kepada ahli waris. 


Kehadiran dua tokoh ini menjadi penguat moril bagi keluarga yang ditinggalkan.


"Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara sangat mengapresiasi perhatian cepat dari Bapak Wakil Presiden. 


Kehadiran beliau memberikan kekuatan moril yang besar bagi keluarga korban dan seluruh warga Sulut yang terdampak," ujar Gubernur Yulius Selvanus di sela-sela kunjungan.



Perjalanan berlanjut ke Desa Rumengkor untuk meninjau kondisi Gereja Katolik yang mengalami kerusakan akibat guncangan hebat tersebut. Kerusakan rumah ibadah ini menjadi simbol dari banyaknya fasilitas publik yang perlu segera mendapatkan penanganan.


Dalam peninjauan tersebut, Gubernur Yulius memaparkan laporan terkini mengenai kerusakan infrastruktur kepada Wapres. 


Laporan ini menjadi basis data bagi pemerintah pusat dan daerah untuk melakukan koordinasi perbaikan secara terintegrasi.


Gubernur Yulius menegaskan bahwa fokus pemerintah saat ini adalah integrasi antara Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Dinas Sosial. 


Sesuai arahan Wapres Gibran, prioritas utama mencakup dua hal:Keselamatan Warga: Memastikan mitigasi bencana berjalan optimal untuk mencegah korban jiwa di masa depan.


Rehabilitasi bangunan rusak agar denyut nadi ekonomi dan sosial warga kembali normal secepat mungkin.


"Sesuai arahan Bapak Wapres, kami akan terus memantau proses rehabilitasi. Kami ingin memastikan fasilitas publik segera berfungsi kembali sehingga aktivitas warga tidak terhambat terlalu lama," tegas Gubernur Yulius.


Kunjungan ini menegaskan sinergi antara visi "Asta Cita" pemerintah pusat dengan gerak cepat pemerintah daerah di bawah kepemimpinan Yulius Selvanus. 


Di tengah puing pascagempa, ada komitmen nyata bahwa pemulihan Sulawesi Utara adalah prioritas nasional.


(*)