Jurnal,Mitra -Hari Kartini Menjadi Momentum bagi perempuan untuk mempersiapkan masa depan secara matang.
Dr. Apt. Agustince N Kula, S.Si, M.Kes salah satu tokoh wanita Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra) merefleksikan Momentum Hari Kartini bagi perempuan untuk tidak sekadar mengikuti tren, namun harus mandiri dan berdaya.
Tokoh perempuan Dr. Apt. Agustince N Kula, S.Si, M.Kes yang merupakan PNS sebagai Tenaga Fungsional Peneliti di Balitbang Kabupaten Mitra menyoroti kecenderungan gaya hidup konsumtif di kalangan perempuan, khususnya generasi muda.
Dengan Moto Worship, Work and Service, Dr. Apt. Agustince N Kula, S.Si, M.Kes yang juga sebagai Owner Apoteker mengatakan media sosial sangat memengaruhi pola hidup perempuan yang mengutamakan penampilan dan tren dibandingkan perencanaan jangka panjang.
Istri dari Pdt. Dr. Jenins Boy Mandalele yang saat ini bertugas sebagai Pdt Pelayanan di Jemaat GMIM Moria Towuntu Wilayah Pasan Rayon Mitra menerangkan perkembangan ilmu teknologi, media sosial memberikan dampak besar bagi perempuan menjalani kehidupan sehari-hari. Mama dari Hosiana Majesty Mandalele mengajak agar membuka peluang luas bagi perempuan untuk berkarya dan berdaya.
“Perempuan, terutama generasi muda, saat lebih mementingkan gaya hidup dan eksistensi di media sosial. Perempuan mandiri dan berdaya harus mempersiapkan masa depan yang matang,” ajak Anak ke 2 dari Pasangan Te Wens dan Ne Marthina dalam Keluarga Kula Ango.
Lanjut dijelaskan Dr. Apt. Agustince N Kula, S.Si, M.Kes yang juga sebagai Dosen di Universitas Negeri dan Swasta itu menegaskan gaya hidup yang berlebihan akan berpotensi menimbulkan persoalan jangka panjang, terutama terkait kondisi finansial. Ketidakseimbangan antara pemasukan dan pengeluaran kerap terjadi karena kebutuhan masa depan belum menjadi prioritas.
Peraih ASN Legacy dari BKPSDM Kabupaten Mitra, Dr. Apt. Agustince N Kula, S.Si, M.Kes menilai perempuan masa kini perlu memiliki kesadaran untuk mandiri, baik secara ekonomi maupun mental. "Karena Kemandirian akan menjadi bekal berharga untuk menghadapi berbagai kemungkinan dalam kehidupan. Kalau tidak punya kesiapan, akan sulit menghadapi kondisi yang tidak terduga. Saatnya jangan walaupun sekolah tinggi-tinggi tapi tidak malu berkebun," ucapnya.
Untuk itu Dr. Apt. Agustince N Kula, S.Si, M.Kes mendorong adanya program pembinaan khusus bagi perempuan, karena pentingnya untuk membangun karakter, kedisiplinan, ketrampilan serta kesiapan menghadapi berbagai situasi. Perempuan memiliki peran strategis dalam fondasi keluarga. Kualitas perempuan dinilai sangat menentukan kualitas generasi yang lahir di masa depan. "Raden Ajeng Kartini telah memperjuangkan hak perempuan dalam memperoleh pendidikan dan kesempatan yang lebih luas. Perempuan harus memanfaatkan waktu dan kesempatan dengan bijak karena Perempuanlah lahir generasi penerus yang menentukan masa depan bangsa.
Perubahan positif gaya hidup sehat seperti olahraga mulai berkembang dan menjadi kebiasaan baru. "Perubahan jangan berhenti pada aspek fisik, harus diikuti perubahan pada pola pikir yang lebih matang, terutama dalam merencanakan masa depan. Sebagai ibu rumah tangga, tetap menjadi prioritas utama adalah Suami dan Anak, selalu berusaha meluangkan waktu untuk mendampingi," pungkas Dr. Apt. Agustince N Kula, S.Si, M.Kes seraya mengucapkan "Selamat Hari Kartini 21 Apri 2026, Teruslah menjadi Inpirasi, Mandiri dan Berdaya".(hak)