Iklan

April 28, 2026, 16:46 WIB
Last Updated 2026-04-28T23:46:02Z
DinamikaPariwisataPemerintahanUtama

Uang Saku 5juta, Yulius Selvanus Lepas Ratusan Jemaah Haji Sulut, Ingatkan Semangat ‘Torang Samua Basudara’ di Tanah Suci

Jurnal Manado – Sebanyak 394 jemaah haji asal Sulawesi Utara resmi diberangkatkan menuju Embarkasi Balikpapan. 

Prosesi pelepasan ini dipimpin langsung oleh Gubernur Sulut, Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, SE, di Aula GSG Asrama Haji Transit Manado, Selasa (28/4/2026).

Pada kesempatan itu, Gubernur mengatakan tahun 2026 merupakan tonggak sejarah baru karena pengelolaan ibadah haji kini sepenuhnya berada di bawah kendali Kementerian Haji dan Umrah yang telah berdiri mandiri.
Selain melakukan pelepasan, gubernur juga memberikan berkat kepada jamaah haji yakni uang saku sebesar Rp5 juta guna menunjang kebutuhan mereka selama berada di Arab Saudi.


"Kami berharap dukungan ini bisa membuat Bapak dan Ibu lebih tenang dalam beribadah, sehingga fokusnya benar-benar hanya untuk ibadah," ungkap Yulius. 


Purnawirawan jenderal bintang dua ini juga menyinggung soal tantangan cuaca ekstrem di Tanah Suci. Ia meminta jemaah untuk memprioritaskan kesehatan fisik agar seluruh rukun haji bisa tertunaikan dengan sempurna. 

 Yulius berharap momen ini menjadi ajang refleksi diri untuk meningkatkan kualitas karakter.

“Tinggalkan sejenak urusan duniawi. Fokuslah pada aspek spiritual agar pulang nanti membawa perubahan karakter yang lebih baik,” pesannya. Sembari mengingatkan  agar jemaah tetap membawa identitas khas Sulawesi Utara, yakni semangat Torang Samua Basudara. Gubernur ingin para jemaah menunjukkan wajah Indonesia yang santun, sabar, dan penuh toleransi di mata dunia. Beliau juga mewanti-wanti agar seluruh jemaah patuh pada arahan petugas demi keamanan bersama.

Sebagai penutup, Gubernur meminta agar para tamu Allah ini turut menyelipkan doa bagi Bumi Nyiur Melambai di tempat-tempat mustajab. Ia berharap Sulawesi Utara terus dijaga dalam kedamaian dan kerukunan umat beragama yang selama ini menjadi kebanggaan daerah 


(postman)