Iklan

May 16, 2026, 04:20 WIB
Last Updated 2026-05-16T11:20:05Z
DinamikaPemerintahanUtama

Gubernur Sulut Yulius Selvanus Siap Amankan Arahan Presiden Terkait Koperasi Merah Putih


Jurnal Manado - Gubernur Sulawesi Utara, Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus,SE menghadiri agenda Peresmian Operasionalisasi 1.061 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) secara virtual pada Sabtu (16/5/2026). 


Kegiatan strategis ini diikuti langsung dari Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Desa Kauditan II, Kecamatan Kauditan, Kabupaten Minahasa Utara.


Hadir mendampingi Gubernur, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sulawesi Utara, unsur TNI-Polri, perwakilan pemerintah daerah, serta perangkat desa dan tokoh masyarakat setempat. Bersama-sama, seluruh jajaran mendengarkan langsung arahan dan instruksi yang disampaikan oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, yang tersambung secara virtual.


Dalam arahannya, Presiden Prabowo Subianto menekankan peran krusial koperasi sebagai motor penggerak utama roda ekonomi rakyat hingga ke tingkat desa dan kelurahan. 


Program pembentukan KDKMP ini ditegaskan sebagai salah satu kebijakan makro strategis pemerintah pusat dalam membangun kedaulatan ekonomi berbasis kerakyatan serta mengentaskan kemiskinan secara struktural.


Menanggapi arahan Presiden, Gubernur Yulius Selvanus Komaling menyatakan komitmen penuh jajaran Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara dalam mengawal mengimplementasikan dan menyukseskan program nasional ini di bumi Nyiur Melambai. Koperasi harus kembali pada khitahnya sebagai pilar pemberdayaan ekonomi riil di masyarakat.


Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara mendukung penuh program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Koperasi harus hadir secara nyata untuk membantu masyarakat, memotong jalur distribusi yang merugikan, dan meningkatkan kesejahteraan warga desa," ujar Gubernur usai kegiatan.


Lebih lanjut, Gubernur Sulut berharap agar koperasi yang telah diresmikan operasionalisasinya ini tidak sekadar menjadi papan nama, melainkan dapat tumbuh menjadi lembaga keuangan mikro yang dikelola secara profesional, akuntabel, dan berbasis digital agar adaptif terhadap perkembangan zaman.


Peresmian serentak ini menandai langkah baru sinergitas antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah dalam membangun fondasi ekonomi nasional yang tangguh dari pinggiran, selaras dengan visi penguatan ekonomi domestik.



(*)