Jurnal, Mitra - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa Tenggara (Mitra) terus berupaya melakukan sosialisasi serta edukasi kepada semua lapisan masyarakat dalam rangka Mencegah korupsi dimulai dengan menanamkan nilai kejujuran dari diri sendiri, meningkatkan transparansi pengelolaan dana publik, serta berani melaporkan tindakan korupsi.
Bupati Mitra Ronald Kandoli yang diwakili Sekretaris Daerah (Sekda) David H, Lalandos, AP, MM memberikan sosialisasi anti korupsi di lingkungan sekolah dalam hal ini SMP Negeri 1 Ratahan dengan mengusung teman "membangun generasi jujur dan berintegritas sejak dini di lingkungan sekolah", kamis 7/5/26.
Sosialisasi tersebut adalah bagian dari kampanye anti korupsi serentak dalam program pariwara anti korupsi 2026 serta dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional.
Kegiatan tersebut juga merupakan Langkah preventif mencakup edukasi anti-korupsi sejak dini, menolak gratifikasi/suap dan pengawasan ketat yaitu Membangun budaya anti-korupsi dengan menanamkan nilai-nilai kejujuran, kepedulian, kemandirian, kedisiplinan, tanggung jawab, dan kerja keras dalam kehidupan sehari-hari.
Masyarakat harus berani menolak segala bentuk suap atau gratifikasi yang dapat memengaruhi keputusan publik dan Segera laporkan jika menemukan indikasi tindak pidana korupsi kepada pihak berwenang. Melibatkan masyarakat dalam pengawasan pelaksanaan pembangunan atau pelayanan publik guna memastikan tidak ada penyimpangan prosedur (SOP).
Dengan sinergi antara kesadaran diri yang tinggi dan pengawasan aktif dari masyarakat, potensi korupsi dapat diminimalisir.(hak)
