Iklan

May 11, 2026, 16:27 WIB
Last Updated 2026-05-11T23:27:48Z
DinamikaEkonomiManadoNasionalPemerintahanPendidikan

Terungkap! Ditangan Gubernur Yulius Selvanus NTP Sulut Melonjak


Jurnal Manado
– Nilai Tukar Petani (NTP) Sulawesi Utara pada April 2026 melonjak 3,38 persen menjadi 127,54 dari sebelumnya 123,37 pada Maret 2026. Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sulawesi Utara mencatat pertumbuhan ini merupakan yang tertinggi di seluruh wilayah Pulau Sulawesi pada periode tersebut.


Kepala BPS Sulawesi Utara Dr. Watekhi, S.Si., MSE menjelaskan, peningkatan NTP dipicu oleh kenaikan indeks harga yang diterima petani (It) sebesar 5,37 persen. Angka tersebut melampaui kenaikan indeks harga yang dibayar petani (Ib) yang hanya sebesar 1,93 persen. 


Kondisi ini mengindikasikan adanya perbaikan daya beli dan tingkat kesejahteraan petani di daerah tersebut.


Subsektor hortikultura menjadi motor utama pergerakan ini dengan lonjakan signifikan mencapai 23,21 persen. Pertumbuhan positif juga diikuti oleh subsektor tanaman perkebunan rakyat yang naik 0,74 persen. Sebaliknya, penurunan NTP justru terjadi pada beberapa subsektor lain seperti tanaman pangan, peternakan, serta perikanan.


Secara tahunan (year on year/YoY), NTP Sulawesi Utara mencatatkan pertumbuhan sebesar 1,07 persen. 


Sementara secara tahun kalender (year to date/YtD), performa komoditas pertanian Sulut tumbuh 1,86 persen dibanding awal tahun 2026.


Selain NTP, Nilai Tukar Usaha Rumah Tangga Pertanian (NTUP) Sulawesi Utara juga menguat 5,24 persen. Capaian NTUP ini sekaligus memimpin pertumbuhan tertinggi di antara enam provinsi di Pulau Sulawesi.


Di sisi lain, indeks konsumsi rumah tangga di Sulawesi Utara ikut merangkak naik 2,51 persen secara bulanan. Kelompok makanan, minuman, dan tembakau menjadi pendorong utama inflasi rumah tangga dengan kenaikan 3,64 persen.

Pertumbuhan ini juga tidak lepas dari tangan dingin Gubernur Sulut Yulius Selvanus yang mampu mendorong semua sektor demi kemajuan Sulawesi Utara. 

(postman)