Jurnal Manado — Gubernur Sulut Yulius Selvanus, menerima aksi damai dari ratusan massa Koalisi Masyarakat Patuh dan Tulus (Mapalus) pendukung Prabowo-Gibran (Pragib) Sulut di Kantor Gubernur, Kamis (25/6/2026).
Massa aksi menyampaikan dukungan terhadap program prioritas nasional seperti Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Merah Putih.
Selain itu, mereka membawa aspirasi terkait percepatan Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR) dan Izin Pertambangan Rakyat (IPR), serta sektor pertanian.
Pada kesempatan itu, Gubernur mengundang 20 perwakilan massa untuk berdialog di ruang rapat.
Usai pertemuan, Yulius langsung berorasi di hadapan massa menggunakan kendaraan operasional demonstran untuk memastikan pesan pemerintah tersampaikan.
"Program Makan Bergizi Gratis ini sangat strategis untuk meningkatkan kualitas SDM dan menggerakkan ekonomi lokal, mulai dari petani, peternak, hingga UMKM," ujar Yulius.
Ia memaparkan keberhasilan Sulut menempati posisi pertama di Pulau Sulawesi dalam penurunan angka stunting. Selain itu, gubernur juga menyampaikan realisasi bantuan pusat berupa pengembangan 15 ribu hektare lahan sawah, bibit jagung, dan bibit kelapa.
Terkait tuntutan tambang rakyat, Yulius menegaskan Pemprov Sulut terus berkoordinasi intensif dengan kementerian terkait. Langkah ini diambil agar regulasi WPR dan IPR segera terealisasi demi kepastian hukum penambang lokal.
Aksi unjuk rasa berjalan dengan tertib dan kondusif. Setelah menyampaikan aspirasi di Kantor Gubernur, massa membubarkan diri secara teratur untuk melanjutkan perjalanan menuju Markas Polda Sulut dengan pengawalan aparat keamanan.
(postman)
