Jurnal Sport - Kejuaraan Bulutangkis Walikota Manado Cup 2026 resmi bergulir, Rabu (29/07/2026).
Turnamen bergengsi ini menjadi ajang pembuktian bagi 220 atlet yang datang dari berbagai daerah, mulai dari Manado, Gorontalo, Ternate, hingga Sorong.
Dalam edisi kali ini, panitia mempertandingkan 10 kategori prestasi. Kategori tersebut meliputi Tunggal Pra Usia Dini Putra/Putri, Tunggal Anak Putra/Putri, Tunggal Pemula Putra/Putri, serta Tunggal Remaja Putra/Putri.
Medali yang diperebutkan
Fokus Pembinaan dan Sistem Bergilir
Ketua Umum PBSI Kota Manado, Mahmud Turuis, menjelaskan bahwa pembatasan 10 kategori dari total 18 kategori yang ada sengaja dilakukan. Strategi ini diambil agar proses penyaringan atlet berjalan lebih fokus dan maksimal.Walikota Cup 2026 merupakan agenda perdana PBSI Kota Manado di bawah kepengurusan periode kedua.
Ke depan, PBSI Manado berkomitmen menggenjot kompetisi secara masif melalui sistem bergilir.
"Ada 27 PB (Persatuan Bulutangkis) resmi di Kota Manado. Pertandingan prestasi ini akan digilir di 27 PB tersebut agar pembinaan atlet benar-benar terfokus," ujar Mahmud dalam sambutannya.
Persiapan Menuju Pentas Nasional
Dukungan penuh juga datang dari Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Manado. Mewakili Ketua KONI, Jeffry Talumepa menegaskan bahwa turnamen ini bukan sekadar seremoni. Ajang ini adalah wadah melahirkan atlet berkualitas yang mampu mengharumkan nama Manado di kancah nasional.
KONI Manado kini tengah fokus mempersiapkan atlet di seluruh cabang olahraga untuk menghadapi kalender kompetisi padat pada tahun 2027 mendatang.
"Tahun depan ada Pekan Olahraga Kota (Porkot), dilanjutkan Porprov Sulut, hingga persiapan menuju PON. Kita harus siap, apalagi pada Porprov 2025 lalu, cabang bulutangkis Kota Manado sukses menyabet gelar juara umum," tegas Jeffry.
Apresiasi dari Pemerintah Kota Manado
Apresiasi tinggi turut diberikan oleh Pemerintah Kota Manado. Walikota Manado, yang diwakili oleh Staf Khusus Bidang Politik dan Hukum, Conny Lantu menyatakan, dukungan penuhnya atas inisiatif PBSI Manado. Pemerintah berharap lewat konsistensi kompetisi seperti ini, Manado tidak akan kekurangan regenerasi atlet bulutangkis berbakat di masa depan.
(postman)
